Shyalimar Malik Merasa Ditipu Rekan Bisnis, Ngamuk Mobil Alphard-nya Dibawa Kabur

Kabar kurang enak datang dari Shyalimar Malik yang merasa ditipu rekan bisnis. Ia mengaku mobil Alphard telah dibawa kabur. Seperti apa duduk perkaranya?

Diterbitkan 05 Desember 2025, 16:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Shyalimar Malik ditipu rekan bisnis, mobil Alphardnya dibawa kabur.
  • Mobil Alphard tidak kembali setelah dua tahun dan masih dalam status kredit.
  • Shyalimar belum lapor polisi, masih menunggu itikad baik dari rekannya.

Liputan6.com, Jakarta - Kabar kurang enak datang dari Shyalimar Malik yang merasa ditipu rekan bisnisnya sendiri. Perempuan yang akrab disapa Cima ini menumpahkan kekesalan melalui akun Instagram pribadinya.

Ketika dikonfirmasi mengenai unggahan amarahnya itu, Shyalimar Malik membenarkan dugaan kasus penipuan yang menimpanya. Akibatnya, Shyalimar Malik harus kehilangan salah satu aset berharganya.

"Mobil Alphard gua dibawa kabur," kata Shyalimar Malik lewat pesan singkat, pada Jumat (5/12/2025).

Lebih lanjut, ia menceritakan dugaan penipuan yang dialami. Masalah ini bermula dari kesepakatan bisnis yang dibangun atas dasar kepercayaan antara Shyalimar Malik dengan temannya di sektor penyewaan atau rental kendaraan mewah.

"Jadi gua kasih mobil Alphard gue buat disewakan," akunya.

Alphard Gue Enggak Balik

Seiring waktu, janji manis keuntungan bisnis yang diharapkan tidak kunjung terwujud dan justru menimbulkan masalah baru. Cucu mantan Wakil Presiden RI, Adam Malik ini mengungkap keresahannya karena durasi peminjaman unit sudah berlangsung sangat lama tanpa ada kejelasan.

"Sudah dua tahun nih, tapi Alphard gue enggak balik," Shyalimar Malik menyambung.

Menggelapkan Mobil Gue

Masalah makin pelik karena mobil Alphard tersebut ternyata masih dalam status kredit. Hal ini mengakibatkan pihak leasing terus-menerus meneror dan menagih pertanggungjawaban Cima selaku debitur resmi yang namanya tercantum dalam kontrak.

"Orang leasing marah sama gue," keluh Shyalimar Malik.

Ia kecewa karena kepercayaan dikhianati orang terdekat. Shyalimar Malik sebelumnya tak pernah curiga karena menganggap rekannya tidak akan tega melakukan dugaan penipuan dan penggelapan.

"Ya, gue pikir teman sendiri jadi percaya saja enggak akan gelapin mobil gue. Eh ternyata begitu," cetusnya.

Mau Enggak Mau Lapor Polisi

Meski dirugikan, Shyalimar Malik sementara ini tidak ingin membawa masalah dugaan penipuan ke ranah hukum. Ia masih menunggu itikad baik rekannya untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.

"Belum, belum lapor polisi. Masih berusaha sendiri dulu nih, cari sana sini, semoga dapet," Shyalimar Malik membeberkan.

Bukan berarti Shyalimar Malik tidak akan memperkarakannya ke pihak berwajib. Apabila dalam waktu dekat tidak ada hasil atau itikad baik, maka jalur hukum menjadi opsi terakhir untuk ditempuh.

"Kalau beberapa hari enggak dapat orangnya, mau enggak mau lapor polisi," pungkas Shyalimar Malik.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Sinopsis Film A Score to Settle: Aksi Balas Dendam Penuh Emosi Nicolas Cage di Vidio

M Altaf Jauhar, Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan