Madonna Kritik Keras Donald Trump karena Tiadakan Peringatan Hari AIDS Sedunia

Madonna menyerukan edukasi HIV/AIDS setelah pemerintah AS tidak lagi akui hari peringatannya.

Diterbitkan 02 Desember 2025, 16:19 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Pesan Emosional dan Aktivismenya

Dalam postingan lengkapnya, Madonna menunjukkan bahwa banyak orang telah kehilangan orang-orang yang mereka cintai karena penyakit ini. Keputusan pemerintah menjauhkan masyarakat dari kenyataan yang masih terjadi sampai sekarang. “Orang-orang telah kehilangan pasangan, suami, istri, pacar, ibu, anak perempuan, dan anak anak mereka akibat penyakit mematikan ini yang sampai sekarang belum ada obatnya,” tulisnya.

Madonna telah menjadi salah satu tokoh publik yang berani menyuarakan isu HIV/AIDS. Ia termasuk selebritis pertama yang berbicara secara terbuka mengenai epidemi ini di tengah stigma dan homofobia yang sangat kuat. Dalam tur perayaan 2023-2024, ia bahkan menambahkan segmen khusus untuk menghormati korban AIDS setiap malam sebagai bentuk dedikasinya dalam memperjuangkan isu ini.

Konteks Global Hari AIDS Sedunia

Hari AIDS Sedunia pertama kali diadakan pada 1988 sebagai sebuah usaha global untuk meningkatkan kesadaran, melawan stigma, dan memperkuat dukungan bagi orang yang hidup dengan HIV/AIDS. World Health Organization (WHO) menetapkannya sebagai salah satu kampanye kesehatan paling penting di seluruh dunia. Ketika pemerintah AS berhenti menganggapnya penting, banyak orang khawatir bahwa hal ini bisa mengurangi perhatian publik terhadap salah satu masalah kesehatan terbesar di dunia.

Para aktivis berpendapat bahwa kebijakan-kebijakan ini dapat membuat usaha pencegahan dan penanganan yang sudah dibuat selama bertahun-tahun menjadi lemah. Bagi Madonna, menghentikan peringatan ini berarti menghilangkan kesempatan untuk memberikan pendidikan kepada masyarakat. “Saya menolak mengakui bahwa orang-orang ini telah meninggal sia-sia,” ujarnya. 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Aisyah Ichsani Maulida, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan