Duo Pop Jazz Sliver Rilis EP Debut Cita Cinta Setelah Raih 4 Juta Stream Lewat Single Asmara

Setelah sukses lewat debut single "Asmara," Sliver yang beranggotakan Jeremia Ananta dan Raflian Alvito luncurkan extended play (EP) bertajuk Cita Cinta.

Diterbitkan 01 Desember 2025, 19:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Duo Sliver merilis EP "Cita Cinta" setelah sukses single "Asmara".
  • "Cita Cinta" gambarkan perjalanan usia 20-an, masa mimpi dan cinta bertaut.
  • "Berlalu" jadi focus track, tentang kenangan hubungan yang telah berlalu.

Liputan6.com, Jakarta Setelah mencuri perhatian lewat debut single "Asmara," duo grup Sliver tak lantas berpuas diri terlalu lama dan tancap gas memperluas diskografi mereka. Grup yang beranggotakan Jeremia Ananta dan Raflian Alvito meluncurkan extended play (EP) atau album mini bertajuk Cita Cinta.

Raflian Alvito menjelaskan asal-usul pemilihan Cita Cinta sebagai identitas karya terbaru mereka. Ia mengatakan, judul tersebut memiliki benang merah dengan karya terdahulu.

"Judul Cita Cinta diambil dari penggalan lirik lagu 'Asmara,' sebuah frasa yang dipercaya paling tepat untuk mewakili perjalanan di awal usia 20-an. Masa ketika mimpi dan cinta menjadi dua hal yang saling bertaut," kata Raflian Alvito.

"EP ini penanda masa kami di usia awal 20-an, dengan hal-hal yang kami hadapi di fase kehidupan saat ini," ujarnya lewat keterangan tertulis yang diterima Showbiz Liputan6.com, Minggu (30/11/2025).

 

Berlalu Sebagai Fokus Track

Dalam rangkaian materi lagu yang disuguhkan, terdapat satu nomor spesial yang menjadi focus track atau lagu andalan album ini. Lagu tersebut dipilih karena dianggap memiliki kedalaman emosi yang menyentuh hati siapa saja yang pernah merasakan kehilangan.

"Dalam perilisan EP ini, 'Berlalu' merupakan focus track yang menjadi sorotan utama. Lagu ini bercerita tentang kenangan dan memori hubungan yang telah berlalu," jelas JJeremia Ananta.

 

Mengenang Sekaligus Menyadari

"Berlalu" tidak hanya bicara kesedihan akibat perpisahan, melainkan mengajak pendengar untuk bersikap lebih dewasa dalam menerima kenyataan. Lebih jauh Jeremia Ananta menjelaskan esensi dari pesan yang ingin disampaikan melalui lagu tersebut.

"Melalui 'Berlalu,' pendengar diajak mengenang sekaligus menyadari terkadang perpisahan memang harus terjadi sebagai bagian dari proses pendewasaan diri," Jeremia Ananta mengulas.

Langkah Pertama Sliver

Untuk memastikan kualitas musik yang dihasilkan maksimal, produksi lagu ini melibatkan sederet musisi yang sudah tak asing lagi. Kolaborasi ini dilakukan untuk memperkaya aransemen musik serta memberikan nyawa lebih kuat pada setiap notasi yang dimainkan.

"Lagu ini menampilkan vokal saya ditemani vokalis tamu bernama Nadhira, dengan penggarapan musik dibantu Farrel Cahyono (produser), Teddy Adhitya (vocal director), dan Erikson Jayanto (strings arranger)," terang Jeremia Ananta.

Ia menyebut, album ini menandai musikal mereka secara utuh. Mengusung genre pop-jaz, Sliver siap menawarkan warna baru di tengah banyaknya musisi yang bermunculan.

"EP ini langkah pertama Sliver mendefinisikan bunyi pop-jaz khas kami, yang sebenarnya mulai terbentuk lewat single pertama kami, 'Asmara,'" pungkas Jeremia Ananta.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Larissa Chou Tanggapi Isu Selingkuh Setelah Gugat Cerai Ikram Rosadi: Basi Banget!

M Altaf Jauhar, Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan