Rayakan 50 Tahun Lagu Queen Bohemian Rhapsody, Program Waktu Indonesia Tribute Menyapa Bandung

Merayakan 50 tahun perilisan “Bohemian Rhapsody,” TMC hadirkan edisi ketujuh Waktu Indonesia Tribute (WIT) di Sabuga ITB, Bandung, 29 November 2025.

Diterbitkan 27 November 2025, 13:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • TMC gelar "Tribute to Queen" di Sabuga ITB pada 29 November 2025.
  • Konser ini tampilkan Alfred Ayal sebagai Freddie Mercury dengan mikrofon asli.
  • 20% penjualan tiket disumbangkan ke Dana Lestari ITB untuk pendidikan.

Liputan6.com, Jakarta Merayakan 50 tahun perilisan “Bohemian Rhapsody” pada 31 Oktober 1975, TMC menghadirkan edisi ketujuh gelaran ikonis, Waktu Indonesia Tribute (WIT) di Sabuga ITB, Bandung, 29 November 2025 dengan konser “Tribute to Queen: A Bandung Kind Of Magic.”

Bukan konser musik biasa, acara ini penghormatan mendalam bagi salah satu band rock terbesar sepanjang masa yang lagu-lagunya melintasi generasi, Queen. Tak main-main, TMC mengusung konsep “sounds like and looks like.”

Inilah pendekatan artistik yang menjamin detail pertunjukan menyerupai versi asli dari tata panggung, kostum, hingga aransemen musik. Kunci utama autentisitas konser ini terletak pada penampilan Alfred Ayal, impersonator yang didapuk menghidupkan kembali Freddie Mercury.

Dedikasi Alfred Ayal tidak main-main. Ia akan tampil pakai mikrofon dengan spesifikasi identik dengan yang digunakan Freddie Mercury. Alfred Ayal telah mengantongi lisensi eksklusif Shure untuk memproduksi ulang mikrofon legendaris untuk tampil di WIT.

 

Menyisihkan 20 Persen

Lewat pernyataan tertulis yang diterima Showbiz Liputan6.com, Rabu (26/11/2025), WIT edisi ke-7 mencatat sejarah baru lewat kolaborasi strategis dengan sektor pendidikan. Ini kali pertama, WIT menggandeng ITB lewat program Salam Ganesha.

Kerja sama ini bukan sekadar kemitraan bisnis, melainkan wujud kepedulian sosial. TMC berkomitmen menyisihkan 20 persen dari total penjualan tiket untuk disumbangkan ke Dana Lestari ITB, menjadikan tiap tiket yang dibeli penonton bernilai lebih dari sekadar hiburan.

 

Salam Ganesha dan Dana Lestari

Sebagai informasi, Salam Ganesha adalah program resmi di bawah naungan Badan Pengelola Usaha dan Dana Lestari ITB yang berfungsi sebagai wadah penggalangan dana alumni, masyarakat, dan institusi. Sementara itu, Dana Lestari ITB adalah dana abadi.

Dana ini dikumpulkan untuk dikelola secara profesional. Dana pokoknya tetap utuh dan hasil investasinya digunakan untuk mendukung kemajuan pendidikan, riset, beasiswa, serta pengembangan fasilitas di ITB demi mencetak generasi penerus bangsa yang unggul.

 

TMC Undang Penggemar Queen

TMC mengundang penggemar Queen dan masyarakat untuk jadi bagian dari malam penuh kenangan. Ini momen langka untuk bernyanyi bersama dalam satu arena, merayakan warisan musik yang tak lekang oleh waktu, serta berkontribusi nyata bagi dunia pendidikan Indonesia.

Sedikit bocoran, di balik persiapan WIT, tersimpan rahasia besar. Rektor ITB yakni Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T. akan menanggalkan jubah formalnya dan bertransformasi menjadi ala rockstar dekade 1970-an.

Ia akan berbagi panggung dan beradu energi dengan Alfred Ayal dalam kolaborasi lagu spesial yang judulnya masih dirahasiakan. Penasaran? Nantikan informasi lebih lanjut mengenai penjualan tiket resmi WIT edisi ke-7.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

6 Fakta Nando Hilmy dan Gary Iskak Main Film Lastri Arwah Kembang Desa, Kado untuk Almarhum

Wayan Diananto, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan