Vicky Prasetyo Gandeng Okie Agustina Ramaikan Bisnis Kedai Kopi

Vicky Prasetyo bersama Okie Agustina, Fiona, Prima, dan Wiwit meluncurkan jenama Kopi Revolusi. Ada kedekatan emosional dalam bisnis kuliner ini.

Diterbitkan 25 November 2025, 17:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Tapi yang pastinya kita memang pecinta kopi. Jadi memang Kopi Revolusi ini adalah gabungan kita semua untuk menciptakan kopi yang semua orang pasti suka sih," tegas Prima.

Di balik hingar-bingar peluncuran bisnis ini, terselip sebuah misi sosial yang cukup menyentuh hati terkait kondisi salah satu pendirinya, Okie Agustina. Mantan istri Gunawan Dwi Cahyo tersebut blak-blakan menyebut bahwa bisnis ini merupakan bentuk dukungan nyata dari Vicky Prasetyo untuk membantunya yang kini harus berjuang mandiri menafkahi keluarga.

"Ini sebenarnya berawal dari... kita sering ngumpul... Dan juga ini juga salah satu usaha. Vicky untuk membantu saya yang sekarang single parent ya," ujar Okie.

Happy Banget

Kolaborasi lintas karakter ini ternyata membawa keseruan tersendiri bagi para anggotanya, di mana mereka merasa mendapatkan energi positif satu sama lain. Prima mengaku sangat antusias karena efek meminum kopi racikan Vicky ini seolah-olah menularkan kepandaian merangkai kata-kata indah seperti sang inisiator.

"Karena apa ya, ini kan kumpulan artis-artis nih... Happy banget, Pokoknya habis minum kopi ini pintar ngomong lah. Kata-kata mutiara keluar semua," jelas Prima.

Sistem manajemen yang diterapkan dalam bisnis ini juga terbilang profesional namun tetap mengedepankan asas kekeluargaan dan gotong royong dalam hal permodalan. Vicky memaparkan bahwa setiap orang memiliki peran spesifik, seperti Wiwit yang dipercaya mengelola urusan finansial agar arus kas perusahaan tetap terjaga dengan baik.

Mati Dalam Ketakutan

"Pokoknya semuanya kita berlima ya taruh uang sesuai dengan kemampuan... Kita bikin semua juga job-job nya ini yang Mbak Wiwit yang bagian ekonomi finansial dan keuangan accounting-nya. Makanya kita open kemitraan seluruh Indonesia untuk bikin Kopi Revolusi di manapun kalian berada," jelas Vicky.

Ketika disinggung mengenai ketatnya persaingan kedai kopi kekinian yang menjamur, Vicky menanggapinya dengan sikap optimistis. Ia percaya ketakutan untuk memulai usaha justru adalah kegagalan yang sesungguhnya, sehingga ia memilih untuk terus melangkah maju.

"Ya hidup itu, yang rugi yang dia mati dalam ketakutan ya. Daripada orang yang diam dan melamun, maka tidak ada berhasil," pungkas Vicky Prasetyo.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
M Altaf Jauhar, Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan