Konser Suarasmara Andien, Perwujudan Mimpi Masa Kecil Sang Penyanyi

Dalam konser ini, Andien memilih untuk menghadirkan panggung dengan konsep empat babak. Apa alasannya?

Diterbitkan 15 November 2025, 20:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Keempat babak tersebut akan mengikuti estetika yang pernah ia bawa ke masyarakat, mencakup citra penyanyi jazz, hingga penyanyi yang elegan atau centil, yang semuanya ia anggap sebagai bagian dari dirinya.

Jejak Evolusi Musikalitas Andien

Evolusi musikalitas Andien disoroti melalui album keduanya, Kinanti, yang dirilis pada tahun 2002. Kolaboratornya, Indra Lesmana, mengenang bahwa kala itu ia mendorong Andien untuk kembali ke usianya sebenarnya dan menggali bakat terpendamnya, termasuk menulis puisi.

“Terus nah waktu aku kenalan sama Andien, aku kepengin dia kembali lagi ke umur yang dia sebenarnya pada saat itu gitu. Jadi aku pengin dia mengeluarkan album yang sesuai dengan usianya,” jelas Indra.

Album Kinanti yang sulit didefinisikan karena memuat berbagai genre dari jazz, pop, hingga bossa nova diakui Indra sebagai cikal bakal gaya bermusik Andien yang tidak berhenti bereksplorasi. Hingga pada akhirnya mencoba pendekatan yang lebih mellow di album-album berikutnya.

 

Membawakan 26 Lagu

Keragaman musik Andien yang mencakup berbagai genre akan dijembatani dengan balutan musik orkestra. Meskipun ide awalnya sempat menggunakan big band, orkestra dinilai sangat pas dan manis untuk menghubungkan musik-musik yang beragam tersebut.

Andien direncanakan akan membawakan sekitar 26 lagu pada konser Suarasmara ini, termasuk beberapa yang dibawakan secara medley. Ia meminta penonton untuk menyaksikan hingga akhir untuk melihat kejutan kolaborasi yang telah disiapkan.

“Oh, lagunya itu ada sekitar 26 lagu, tapi ada yang medley-medley gitu,” ucap Andien, “Nah, itu surprise berarti harus stay sampai akhir,” sambungnya saat ditanyakan soal kolaborasi.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Rinjani Nur Anisa, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan