- Musisi Onadio Leonardo ditangkap terkait dugaan penyalahgunaan narkotika.
- Penangkapan Onad hasil pengembangan dari dua tersangka lain di Tangerang Selatan.
- Ditemukan sisa ganja, Onad diduga konsumsi ekstasi sebelum ditangkap.
Liputan6.com, Jakarta - Musisi, aktor, sekaligus konten kreator, Onadio Leonardo, ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, terkait dugaan penyalahgunaan narkotika. Penangkapan Onad merupakan hasil pengembangan setelah polisi berhasil mengamankan dua tersangka lainnya.
Onadio Leonardo diamankan di Kawasan Tangerang Selatan. Berdasarkan pendalaman di lapangan, pihak polisi menduga yang bersangkutan telah mengonsumsi narkotika jenis ekstasi sesaat sebelum ditangkap.
"Berdasarkan hasil pendalaman di lapangan, maka barang bukti ekstasinya sudah habis karena diduga dipakai, yang ditemukan hanya ada beberapa sisa ganja di dalam plastik ya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary kepada wartawan, Jumat (31/10/2025).
"Rekan-rekan, untuk saudara LA ya, di TKP-nya tersebut ditemukan satu lembar papir, kemudian satu klip plastik kecil berisi batang ganja, kemudian satu boks kecil, dan tiga handphone," Ade Ary menambahkan.
Total Tiga Orang
Dalam operasi ini, total ada tiga orang yang diamankan dari dua lokasi yang berbeda, yaitu Sunter dan Ciputat Timur. Ade Ary menjelaskan bahwa penangkapan ini merupakan satu rangkaian yang saling terhubung.
"Kemarin dalam proses penangkapan ini setidaknya diamankan total ada 3 orang yang diamankan ya. Di TKP pertama itu di daerah Sunter, Tanjung Priok, lalu TKP kedua tadi di Ciputat Timur di Rempoa Barat ya," jelas Ade Ary.
Â
Operasi Penangkapan
Operasi penangkapan sendiri berawal di wilayah Sunter, Jakarta Utara, pada Rabu, 29 Oktober 2025. Dari sana, polisi melakukan pengembangan yang akhirnya mengarah pada penangkapan Onadio.
"Itu berawal dari TKP pertama, ya, TKP pertama itu di Sunter ya, Sunter, itu hari Rabu tanggal 29 Oktober 2025, pukul 19.00. Kemudian dikembangkan ya," tuturnya.
Masih Didalami
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4418266/original/048299800_1683451745-Onad_0.jpg)
Sementara ini penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengungkap jaringan di balik kasus ini. Karena itu Ade Ary memohon waktu belum bisa menjelaskan perkara ini secara rinci.
"Mohon waktu nanti akan kami update lebih lanjut ya. Kadang-kadang dalam hal-hal proses pengembangan itu, ada hal-hal yang mungkin juga kami batasi dulu pengungkapannya untuk kepentingan pengungkapan dan pengembangan kasus ini ya," pungkas Ade Ary.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310889/original/017316800_1785380146-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-30T095434.257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312077/original/024885800_1785478974-indomaret.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316854/original/006178900_1785992062-Screenshot_2026-08-06_113022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316905/original/064384100_1785995980-cek_fakta_luhut.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4418264/original/015524300_1683451745-Onad_5.jpg)
