Yuki Kato Ceritakan Pengalaman Syuting Serial Still Single, Skolisosisnya Sampai Kambuh

Kebiasaan saat syuting tanpa sadar terbawa ke dalam postur tubuh asli Yuki Kato.

Diterbitkan 21 Oktober 2025, 09:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Yuki Kato mengalami kambuh skoliosis akibat menjiwai peran Maya yang ceroboh.
  • Postur bungkuk karakter Maya tanpa sadar memengaruhi postur asli Yuki selama syuting.
  • Meski sakit, Yuki menganggap peran Maya unik dan menantang, butuh totalitas akting.

Liputan6.com, Jakarta Aktris Yuki Kato menceritakan pengalamannya memerankan karakter bernama Maya, dalam serial terbarunya berjudul Still Single. Saking menjiwai perannya sebagai gadis ceroboh, skoliosis atau kelainan tulang belakang yang diidapnya kambuh.

Yuki menceritakan bagaimana pendalaman karakter itu  berdampak pada postur tubuhnya. Ia baru merasakan ada yang tidak beres ketika badannya terasa sangat pegal saat jeda syuting.

"Jadi Maya nih, kebetulan banget skoliosis gue kambuh, jadi dimarahin gue sama instruktur gue. Nambah, boo! sumpah," kata Yuki Kato lalu tertawa, di Kawasan Gajah Mada, Jakarta Pusat.

"Pas break syuting, aku ngerasa badan pegel banget. Eh, pas pilates, instruktur aku bilang, ‘Ya ampun, kamu habis ngapain, Ki?’ ternyata postur badan aku udah eror lagi gara-gara cara jalan si Maya," sambung Yuki Kato.

Yuki menjelaskan bahwa pemicu kambuhnya skoliosis adalah postur tubuh karakter Maya yang ia perankan. Maya digambarkan sebagai sosok gadis yang ceroboh yang seringkali memiliki postur tubuh yang bungkuk atau slouching. Kebiasaan ini tanpa sadar terbawa ke dalam postur tubuh asli Yuki.

"Kayaknya karena postur tubuhnya Maya deh. Si Maya kan emang slouching aja kan, gitu," ungkapnya.

 

Karakter Maya yang Unik

Meski harus menahan pegal dan nyeri akibat posturnya, bagi Yuki, proses tersebut tetaplah sebuah pengalaman yang menyenangkan. Ia merasa karakter Maya sangat unik dan menantang untuk diperankan sehingga butuh totalitas untuk melakoninya.

"Nah, ternyata itu berefek juga sama postur tubuh aku. Ya, tiga bulan kan syuting jadi Maya,” jelas Yuki.

Peran Yuki Kato dalam Still Single

Dalam serial Still Single, Yuki Kato berperan sebagai Maya, seorang manajer toko perhiasan berusia 27 tahun yang hidupnya sangat bergantung pada ramalan zodiak. Karakter ini berhadapan dengan tekanan besar dari keluarga untuk segera menikah.

Konflik semakin mendalam ketika ayah Maya didiagnosis menderita Alzheimer. Sang ayah memiliki satu keinginan terakhir, yakni melihat putrinya menikah sebelum ingatannya benar-benar hilang.

Tekanan Mental untuk Menikah

Menurut Clarissa Tanoesoedibjo selaku Deputy CEO Vision+, serial ini tidak hanya menyuguhkan kisah cinta yang ringan. Ia menyebut, Still Single juga mengangkat realita sosial yang banyak dialami oleh generasi muda saat ini.

"Di balik kisah cinta, Still Single menggambarkan realita yang banyak orang alami, yakni tentang tekanan untuk menikah, pencarian jati diri, sampai kepercayaan pada hal-hal seperti astrologi,” ujar Clarissa

Selain Yuki Kato serial ini turut dibintangi oleh Mathias Muchus, Nadine Alexandra, Samo Rafael, Kenny Austin, Yoshi Sudarso, Tora Sudiro, Ibrahim Risyad, dan Morgan Oey. Serial Still Single akan tayang di platform Vision+ mulai Jumat, 17 Oktober 2025

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Terpukul, Putri Temon Ceritakan Tak Ada Tanda Sebelum Sang Ayah Meninggal

M Altaf Jauhar, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan