6 Fakta Film Kang Solah From Kang Mak X Nenek Gayung, Tora Sudiro Ambruk Saat Syuting Akibat Maag

Film Kang Solah From Kang Mak X Nenek Gayung diperkuat akting Rigen Rakelna, Indro Warkop, Tora Sudiro, Indra Jegel, Andre Taulany, hingga Praz Teguh.

Diperbarui 26 Agustus 2025, 10:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Masih ingat film Kang Mak From Pee Mak? Ya, adaptasi resmi dari film Pee Mak asal Thailand itu mendulang 4,7 jutaan penonton tahun lalu dan kini siap dibuatkan sekuel dengan judul Kang Solah From Kang Mak X Nenek Gayung. Rigen Rakelna jadi pemeran utama.

Kang Solah From Kang Mak X Nenek Gayung juga diperkuat performa Indro Warkop, Tora Sudiro, Indra Jegel, Andre Taulany, hingga Praz Teguh dan Indy Barends. Soundtrack film ini telah diumumkan ke publik sebelumnya yakni, “Senyum Membawa Luka” milik almarhum Meggy Z.

Trailer dan poster resmi Kang Solah From Kang Mak X Nenek Gayung telah diperkenalkan rumah produksi Falcon Pictures pekan lalu. Film ini akan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 25 September 2025. Dalam poster dan trailer tampak, Asri Welas menjadi Nenek Gayung.

Pertanyaannya, dari sekian banyak hantu di Indonesia mengapa harus Nenek Gayung yang menghantui Kang Solah dan kawan-kawan? Laporan khas Showbiz Liputan6.com kali ini merangkum 6 fakta film Kang Solah From Kang Mak X Nenek Gayung.

 

1. Alasan Kang Soleh Punya Film Sendiri

Seperti diketahui dalam film Kang Mak, Makmur (Vino G Bastian) punya geng terdiri dari Fajrul (Indra Jegel), Solah Vincenzio (Rigen Rakelna), Jaka (Tora Sudiro)m dan Supra (Inddro Warkop). Setelah Makmur, giliran Solah yang diantar pulang ke desanya.

Produser Falcon Pictures, Frederica, menjelaskan alasan Kang Mak From Pee Mak kini bersekuel. “Kangen karakter mereka sebenarnya waktu di Kang Mak From Pee Mak itu. Rasanya ingin balikin mereka lagi dengan perjalanan mereka,” kata Frederica.

Dalam Kang Mak From Pee Mak, para pejuang kemerdekaan diantar pulang kampung dimulai dari Makmur sebagai tokoh utama. “Ceritanya awalnya dari sana sebenarnya. Jadi ini satu sekuel yang melanjutkan perjalanan teman-teman prajurit,” imbuhnya.

 

2. Kenapa Harus Nenek Gayung?

Rasanya kita sepakat, Indonesia punya banyak hantu dari kuntilanak hingga pocong dan wewe gombel. Mengapa yang terpilih malah Nenek Gayung? Seperti diketahui, urban legend Nenek Gayung pernah diangkat ke layar lebar dengan bintang Nikita Mirzani pada 2012.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

“Pertama, menurut kami ceritanya sudah dikenal, Nenek Gayung. Kami perlu satu cerita horor yang sudah dikenal seperti ketika memproduksi Kang Mak, aslinya dari Pee Mak itu sudah dikenal di Thailand. Makanya kami adaptasi versi Indonesia,” ujar Frederica. “Waktu itu sudah dijelaskan oleh teman-teman bahwa setan-setan lain lagi dipakai syuting makanya kami pakai Nenek Gayung. Kebetulan lagi free Nenek Gayung-nya, harga cocok, jadwal cocok,” seloroh Frederica disambut tawa para pemain.

Halaman
Show All
Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan