Sutradara KPop Demon Hunters Lempar Kode Nasib Jinu Setelah Ending Tragis

Pernyataan sutradara KPop Demon Hunters membuka pintu bagi spekulasi, bahkan kemungkinan sekuel.

Diperbarui 23 Agustus 2025, 12:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Gila, luar biasa, surealis," ujar penyanyi EJAE, yang ikut menulis lagu utamaGolden dan membawakan lagu-lagu Rumi dalam pemutaran perdana di kantor pusat Netflix Hollywood, minggu ini. "Saya sangat bersyukur bisa jadi bagian dari fenomena budaya yang gila ini."

"Film ini punya tiga keunggulan. Naskahnya fantastis, animasinya memukau, dan lagu-lagunya keren," ujar Wendy Lee Szany, kritikus film sekaligus penggemar berat K-Pop yang berbasis di Los Angeles.

Fenomena dari Mulut ke Mulut

Menggabungkan tren K-Pop global dengan monster supernatural yang seksi mungkin terdengar seperti resep yang mudah dipahami bagi algoritma Netflix, tapi tidak seorang pun menyangka Kpop Demon Hunters akan melejit sebesar ini.

Film ini diproduksi studio Hollywood Sony Pictures, yang ditujukan untuk layar lebar, tapi dijual ke Netflix selama pandemi ketika banyak bioskop ditutup. Hal itu mungkin menguntungkan film tersebut, kata John Nguyen, pendiri situs web budaya pop Nerd Reactor.

"Jika Sony merilisnya di bioskop, saya rasa tidak akan sebesar ini," katanya. "Ini fenomena dari mulut ke mulut. Orang-orang membagikannya, membicarakannya, mengunggah video di media sosial yang memperlihatkan penggemar dan keluarga bernyanyi bersama di ruang keluarga mereka."

"Orang-orang yang belum menonton filmnya melihat meme-meme ini, mereka tidak bisa menghindarinya," sebut Szany.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Asnida RianiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan