Kisah Awal Mula Mpok Alpa Viral, Berawal dari Curhatan Kocak soal Suami

Berawal dari curhatan kocak soal suami yang tak mengajaknya jalan, video Mpok Alpa sukses menggemparkan jagat maya pada tahun 2018.

Diperbarui 15 Agustus 2025, 16:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Nama Nina Carolina, atau yang lebih dikenal sebagai Mpok Alpa, mulai mencuat ke permukaan publik pada tahun 2018. Momen krusial yang mengantarkan namanya ke panggung hiburan nasional adalah sebuah video curhatan pribadinya yang tiba-tiba menjadi fenomena viral di berbagai platform media sosial.

Sebelum video ini meledak, Mpok Alpa dikenal sebagai seorang biduan dangdut yang aktif mengisi acara-acara hajatan di berbagai daerah. Namun, setelah video curhatannya viral, pintu karier Mpok Alpa di dunia hiburan terbuka lebar, mengubah total perjalanan profesionalnya dari panggung lokal ke layar kaca nasional.

Kata-kata Lucu di Video Viral Mpok Alpa dan Logat Betawi yang Kental

Nama panggung “Mpok Alpa” ternyata lahir dari sebuah cerita sederhana namun unik. Julukan ini bermula ketika sebuah video Nina Carolina beredar luas di media sosial, memperlihatkan dirinya yang tengah berkelakar sambil mencurahkan isi hati. Dalam momen itu, ia bercerita tentang keinginan kecilnya untuk diajak sang suami pergi berbelanja ke minimarket.

"Tiap hari megangin penggorengan, megangin panci, udah ngurus anak. Ya Allah, bang, ajak apa kita ini yang udah cakep ke mall. Enggak usah ke mall, dah, bang, ke Alfa juga udah girang banget ini," begitu kata-kata Mpok Alpa dalam videonya yang viral.

Pada video tersebut, ia menyebut kata “Alfamart” dengan logat Betawi kental yang khas. Pelafalan spontan itu terdengar seperti “Alpa”, dan justru membuat banyak orang terhibur sekaligus mengingatnya dengan mudah. Sejak itulah, nama “Alpa” melekat kuat pada dirinya.

Salah satu elemen kunci yang membuat video Mpok Alpa begitu digandrungi dan menjadi kisah awal mula Mpok Alpa viral adalah logat Betawi-nya yang sangat kental dan otentik. Logat ini bukan hanya sekadar aksen, melainkan bagian integral dari persona Mpok Alpa yang polos, blak-blakan, dan spontan.

Cara bicaranya yang apa adanya, ditambah dengan ekspresi wajah yang natural dan mengundang tawa, membuat banyak penonton merasa terhibur. Mereka juga merasa 'relate' dengan isi curhatannya yang menggambarkan dinamika rumah tangga sehari-hari, meskipun disampaikan dengan bumbu komedi.

Awalnya Video Hanya Dibagikan di Grup Arisan dan Berujung Viral

Video curhatan Mpok Alpa ini sejatinya tidak langsung ditujukan untuk konsumsi publik secara luas. Awalnya, video tersebut hanya dibagikan di sebuah grup arisan yang beranggotakan teman-teman dekat Mpok Alpa.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Namun, takdir berkata lain ketika salah satu anggota keluarganya, yaitu kakak kandung Mpok Alpa, melihat potensi hiburan dalam video tersebut. Sang kakak kemudian berinisiatif mengunggahnya ke media sosial, termasuk Instagram, tanpa menyangka bahwa tindakan sederhana ini akan memicu gelombang viral yang luar biasa. Penyebaran video yang cepat dan masif di media sosial inilah yang menjadi titik balik. Dari grup arisan yang terbatas, video tersebut melesat menjadi perbincangan nasional, menarik perhatian media massa dan membuka jalan bagi Mpok Alpa menuju ketenaran.

Halaman
Show All
Edelweis Lararenjana, Tyas Titi KinaptiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan