Saksikan Sinetron Asmara Gen Z Episode Jumat 18 Juli Pukul 17.00 WIB di SCTV, Simak Sinopsisnya

Saksikan Sinetron Asmara Gen Z Episode Jumat 18 Juli Pukul 17.00 WIB di SCTV, Simak Sinopsisnya

Diterbitkan 18 Juli 2025, 16:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Raisa khawatir diejek di sekolah karena harus menggunakan kursi roda.
  • Fattah cemas menunggu Amanda sadar dan marah pada papanya.
  • Amanda bertanya tentang anak lain selain Fattah dan Sandy.

Liputan6.com, Jakarta - Di episode ke-236 dari Sinetron Asmara Gen Z, konflik dan ketegangan merajut cerita. Raisa menghadapi ketidakpastian dan ketakutan akan cemoohan di sekolah saat harus menggunakan kursi roda. Catalina, dengan ketenangan dan empati, berusaha menenangkannya.

Di tempat lain, Fattah bergulat dengan emosi yang campur aduk saat menunggu Amanda yang tak sadarkan diri, sementara Aqeela bergegas menemui Zara dengan perasaan terluka. Di tengah semua ini, Harry terperangkap dalam risiko saat mencoba mengakses rekaman CCTV. Ketika Amanda akhirnya terbangun, pertanyaan yang ia lontarkan menambah lapisan misteri yang belum terpecahkan.

Raisa duduk termenung di kursi rodanya, pandangannya kosong menatap jauh. Suaranya terdengar lirih, penuh dengan rasa khawatir, Aku di kursi roda... tidak bisa melihat... kamu tahu kan bagaimana sekolah nanti? Mereka pasti akan mengejekku...

Saksikan terus sinetron Asmara Gen Z di SCTV.

 

Fattah Cemas

Di sudut lain ruangan, Fattah berdiri cemas, menatap Amanda yang masih terbaring tak sadar. Dengan tangan gemetar, ia menelepon Jordan, Papa... di mana? Aku ingin sekali marah sama Papa... Suaranya bergetar, mencampur aduk antara kemarahan dan kesedihan.

Di kamar berbeda, Aqeela duduk dengan mata sembab. Air matanya belum sepenuhnya kering ketika ia menelepon Zara dengan suara tegas, Aku mau ketemu kamu. Sekarang. Kamu di mana?! Zara, yang sedang bersama Mohan, saling berpandangan penuh keraguan. Namun, akhirnya Zara menjawab, Di studio balet... Aqeela menghapus air matanya dan segera bergegas pergi.

Di ruangan gelap yang hanya diterangi cahaya layar komputer, Harry duduk di depan perangkat PC, jari-jarinya menari cepat di atas keyboard. Bu Lena berdiri di belakangnya dengan wajah penuh kecemasan, Har... kamu masuk lagi ke CCTV jalanan? Harry menjawab tanpa mengalihkan pandangannya dari layar, Aku cuma mau melihat 10 menit sebelum aku sampai ke studio balet tadi... Bu Lena tampak gelisah, Cepat, Har! Sebelum kamu terdeteksi! Ini berbahaya...

Kembali ke kamar Amanda—tiba-tiba Amanda membuka matanya. Dengan suara lemah, ia memanggil, Fattah... Fattah segera mendekat, penuh harap. Amanda melanjutkan dengan suara bergetar, Apakah ada... anak lain... selain kamu... dan Sandy? Fattah terdiam, terkejut dengan pertanyaan yang tak terduga itu. 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

PENTAGON Comeback Rayakan 10 Tahun Debut, Siap Tur dan Lagu Baru

Tim ShowbizTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan