Bardon Matthew jadi CEO Baru, Dianggap Mampu Bawa Operasional Lebih Efisien dan Tumbuh Lebih Besar di Indonesia 

Bardon Matthew mengemban mandat yang jelas yakni melanjutkan pemulihan bisnis Flash Coffee.

Diperbarui 02 Juli 2025, 16:24 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Boom Industri Kopi Indonesia: Peluang Pertumbuhan yang Menjanjikan

Industri ritel kopi di Indonesia tengah mengalami pertumbuhan pesat, dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) lebih dari 10% dan nilai pasar yang  diproyeksikan mencapai USD1,7 miliar pada tahun 2028. Urbanisasi, peningkatan daya beli, serta konsumen muda yang melek digital menjadi pendorong utama meningkatnya permintaan terhadap konsep kedai kopi modern. 

Saat ini, jaringan kopi modern baru menguasai sekitar 10% dari total pasar, meninggalkan peluang besar di industri yang masih sangat terfragmentasi. Flash Coffee melihat potensi ini dan menargetkan ekspansi ke 500 toko atau lebih di seluruh Indonesia, guna menangkap pangsa pasar yang belum tergarap secara optimal.

Sebagai pemain yang menyasar segmen menengah ke atas, Flash Coffee siap memimpin pertumbuhan di kategori kafe modern yang berkualitas, berorientasi komunitas, dan mudah diakses. Segmen ini masih kurang terlayani, namun menunjukkan prospek cerah, seiring dengan pertumbuhan kelas menengah dan peningkatan GDP nasional.

 

Mengapa Bardon, Mengapa Sekarang?

Penunjukan Bardon Matthew sebagai CEO menandai babak baru dalam transformasi Flash Coffee. Dengan performa toko yang sudah melampaui benchmark industri, Bardon hadir untuk membuka bab pertumbuhan berikutnya—fase “S-curve” yang berfokus pada ekspansi yang efisien dan berkelanjutan.

Flash Coffee menargetkan 80 toko aktif hingga akhir 2025, termasuk ekspansi ke dua kota baru di luar Jakarta dan Bandung. Pertumbuhan ini akan berlanjut pada 2026, dengan target 130 toko, sejalan dengan visi jangka panjang perusahaan untuk mengoperasikan lebih dari 500 toko di seluruh Indonesia.

“Bardon memahami pelanggan, toko, serta apa yang dibutuhkan untuk membangun bisnis yang berkelanjutan,” ujar Jakob Angele, Executive Chairman Flash Coffee.

“Setelah pemulihan yang sangat sukses di 2024 dan performa solid di awal 2025, kini saatnya melangkah lebih jauh,” sambungnya.

Sejak resmi menjabat sebagai CEO pada Februari, Bardon telah membangun fondasi pertumbuhan yang kuat — mulai dari mempertajam eksekusi, menyempurnakan standar operasional prosedur (SOP), hingga memperkuat budaya kerja yang efisien dan berorientasi pada pelanggan. Dengan pendekatan “less is more”, ia berhasil mempertahankan performa yang konsisten dan siap membawa Flash Coffee ke skala pertumbuhan berikutnya.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Aditia Saputra, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan