Mahasiswa Sastra Inggris UNNES Pentaskan 4 Drama Klasik Pemenang Pulitzer, Tampilkan Nuansa Era 1920-an dengan Totalitas

Mahasiswa Sastra Inggris UNNES angkatan 2023 sukses menggelar pentas teater “The Roaring Twenties” yang menampilkan empat drama klasik peraih Pulitzer.

Diterbitkan 23 Juni 2025, 19:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Penonton lainnya, Ainul dan Hetinia, juga memuji kualitas akting dan kostum yang ditampilkan. “Karakter utamanya kuat banget,” kata Ainul, disambut Hetinia yang menyukai desain kostum yang autentik dan mencerminkan era 1920-an.

Empat Drama, Empat Rasa

Naura, penonton yang mengikuti keempat sesi, menyebut Icebound sebagai pementasan terbaik. “Akting dan penguasaan panggungnya sangat kuat,” tuturnya. Sementara itu, dua penonton lainnya, Nabil dan Naufal, menjagokan Craig’s Wife karena alur yang seru dan emosi yang tersampaikan secara mendalam.

Keberhasilan ini membuktikan bahwa teater klasik masih sangat relevan dan menarik bagi generasi muda, apalagi jika dipentaskan dengan dedikasi dan totalitas seperti yang dilakukan mahasiswa UNNES ini.

Teater Klasik, Dipadu dengan Era Modern

Dengan pendekatan modern terhadap karya klasik, mahasiswa UNNES menunjukkan bahwa teater bukan hanya medium hiburan, tetapi juga alat edukasi dan refleksi sosial. Pementasan ini bukan hanya menampilkan karya sastra besar, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa proses belajar bisa dikemas kreatif dan membumi.

“The Roaring Twenties” bukan sekadar pementasan, tetapi tonggak penting dalam pendidikan berbasis proyek yang mampu menjembatani teori dan praktik secara nyata dan mengesankan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Siti Naila Adzkhia, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan