Selain Tony Sukaharta, Ini 6 Tokoh Penting Film Keluarga Super Irit Dibintangi Dwi Sasono dan Widi Mulia

Sineas Danial Rifki membesut film Keluarga Super Irit yang diproduksi Falcon Pictures. Film ini dibintangi Dwi Sasono, Widi Mulia, dan ketiga anak mereka.

Diterbitkan 09 Juni 2025, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Di tengah dominasi genre memedi di industri film Indonesia, sineas Danial Rifki membesut film Keluarga Super Irit yang diproduksi Falcon Pictures. Film ini menempatkan Dwi Sasono sebagai Tony Sukaharta.

Menariknya, yang memerankan istri Tony Sukaharta, Widi Mulia. Seperti diketahui, Widi Mulia adalah istri Dwi Sasono. Bahkan, ketiga anak mereka pun memerankan putra-putri Tony Sukaharta.

Dalam film, Tony Sukaharta adalah ayah tiga anak dengan level irit 85 persen. Suatu hari, di kantornya ada penghematan besar-besaran. Salah satunya dengan memangkas gaji karyawan hingga hampir 50 persen.

Tony Sukaharta pulang dengan lemas untuk mengabari istri. Laporan khas Showbiz Liputan6.com kali ini merangkum 6 tokoh penting film Keluarga Super Irit yang akan tayang di bioskop mulai 12 Juni 2024.

 

1. Linda (Widi Mulia)

Linda adalah istri Tony Sukaharta. Ia menjerit kala tahu gaji suaminya dibabat nyaris 50 persen. Linda pun mengeluarkan kebijakan untuk makin menghemat pengeluaran dengan beragam cara.

Dari membatasi penggunaan air untuk mandi dan buang air, bikin jasa penitipan belanjaan di pasar, hingga pindah ke rumah lebih kecil. Rumah kecil yang dimaksud sebenarnya adalah kandang burung.

 

2. Sally (Widuri Puteri)

Anak sulung Tony dan Linda dengan punya pola pikir mirip ibunya. Ngiritnya kebangetan sampai bikin usaha souvenir bintang Korea Selatan untuk dijajakan kepada teman-teman di sekolah.

Pulang sekolah, Sally mengajak adiknya memunguti botol-bpotol plastik sekali pakai untuk dijual ulang di bank sampah. Ia benar-benar menerapkan prinsip hemat pangkal kaya di mana pun.

 

3. Billy (Dru Prawiro)

Billy satu-satunya anak yang membangkang konsep penghematan yang diterapkan ayah, ibu, dan kakaknya. Saat makan malam, ia menyebut beda antara irit dan pelit sangat tipis. Dalam hidup, ada dua pilar.

Pertama, pilar pelit. Kedua, pilar irit. Billy menuding keluarganya selama ini bergelantungan di antara dua pilar tersebut. Berkali protes, berkali pula pendapat Billy akhirnya dipatahkan ibunya. 

4. Kenny (Den Bagus)

Si bungsu dengan kacamata tebal ini adalah kutu buku. Hasrat ingin tahu dan kemampuannya menganalisis sangat tinggi. Bahkan, Kenny dikenal punya kreativitas tinggi termasuk melukis hingga fotografi.

Salah satu kreativitas Kenny muncul saat kakeknya datang untuk merayakan ulang tahun diri sendiri. Kenny punya ide bikin kado tanpa harus keluar uang sepeser pun. Ide Kenny bikin takjub.

 

5. Cipto (Onadio Leonardo)

Cipto adalah kebalikan dari Linda. Level iritnya paling rendah, hanya 3 persen. Hidupnya luntang-lantung dengan karier enggak jelas. Cipto berprinsip, cari kerja yang 100 persen sesuai dengan passion-nya.

Walhasil, tak ada satu pun pekerjaan yang 100 persen sesuai kemauannya. Karier gagal berkembang. Inilah yang bikin Linda gondok berat. Suatu hari, Cipto numpang tidur di rumah Linda. Apa yang terjadi?

 

6. Hans (Indro Warkop)

Jangan kaget. Level irit Hans lebih tinggi dari Linda, yakni 101 persen. Saking super-irit, Hans yang sudah lansia rela naik bus dari Semarang menuju Jakarta meski harus menembus kemacetan.

Setelah bus sampai tujuan pun, Hans sempat-sempatnya memunguti air mineral yang tak diminum penumpang lain atas nama penghematan. Namun, ia adalah kakek yang selalu dirindukan Kenny.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Khinan Tampil Memukau dengan Saksofon di Dangdut Academy 8, Dipuji Dewi Perssik

Wayan Diananto, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan