Modulus Bangkit Setelah Lama Bubar, Siap Hidupkan Musik Era 80-an Bersama Musisi Lintas Generasi

Ide Modulus bangkit kembali setelah 25 tahun lebih vakum karena bubar, rupanya berdasarkan pada maraknya para musisi muda yang kembali mengusung musik bernuansa '80-an.

Diterbitkan 23 Mei 2025, 07:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Jadi karena kami pelaku yang masih hidup, 90-an aslinya, kami keluarkan lagi deh. Hanya untuk menunjukkan ke masyarakat bahwa kami masih ada dan sehat-sehat semuanya," tambah Stanley menjelaskan lebih lanjut soal alasan Modulus bangkit lagi.

Kolaborasi yang Masih Dirahasiakan

Perihal kolaborasi dengan penyanyi atau musisi lain, Stanley awalnya masih menutup mulut saat disinggung mengenai hal ini. Namun, Daniel pada akhirnya membeberkan bahwa konsep kolaborasi memang tengah mereka rencanakan dan hampir pada tahap memulai.

"Untuk saat ini belum, tapi kemungkinan masih ada menggandeng musisi atau kolaborasi bareng penyanyi," ucap Stanley awalnya, saat ditanya soal itu.

Daniel pun seolah tak tahan untuk membeberkan dengan menyampaikan, "Kami rencananya mau ada kolaborasi. Sama yang anak-anak muda sekarang ada juga. Sama yang senior dan lumayan punya nama ada juga."

"Nanti pas sudah keluar pasti kami umumkan kok," timpal Stanley.

"Sebenarnya kolaborasi ini merupakan angan-angan kami yang jadi kenyataan. Sudah lampu hijau juga. Sudah mau all out, tinggal pelaksanaannya saja. Tapi kami belum bisa ngomong siapa. Nanti saja ya," tambah Daniel mengungkapkan bahwa ada artis favorit mereka yang tengah dalam proses negosiasi.

 

Fokus Membangun Image

Setelah merilis ulang salah satu lagu hits mereka di era 1990-an berjudul “Nada dan Asmara”, Modulus berencana untuk menggarap ulang beberapa lagu hits mereka yang lain, sekaligus membuka peluang untuk merilis karya-karya terbaru hingga terciptalah satu album. Namun untuk saat ini, mereka mengaku sedang berfokus dalam membangun citra agar orang-orang yang sudah melupkana Modulus bisa teringat kembali.

"Kami sudah siapkan materi baru yang sedang digodok. Sebenarnya kami lagi bangun image juga, mungkin orang-orang sudah lupa. Mungkin ada juga yang sudah kenal lama, ingin dengar lagu-lagu yang mereka suka," terang Daniel.

Menelusuri lebih jauh, lagu “Nada dan Asmara” ini merupakan karya cipta dari Adelansyah Adnan dan Edwin Saladin. Menurut para personel Modulus, lagu ini memiliki kekuatan abadi dan tidak lekang oleh waktu. Bahkan, Gen Z pun tetap bisa menikmatinya tanpa harus malu merasa seperti generasi lawas era 1980-an atau 1990-an.

Pemilihan lagu ini sebagai single rilisan ulang juga bukan tanpa alasan. Selain memiliki gubahan melodi yang masih terasa relevan, liriknya yang romantis dinilai tetap mewakili karakter khas lagu-lagu Modulus yang maish bisa dinikmati oleh lintas generasi hingga hari ini.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan