Menyorot Phil Collins dan Tantangan Kesehatan yang Dihadapi Sang Legenda Musik Dunia

Phil Collins, salah seorang musisi legendaris duniaa, mengungkapkan kondisi kesehatannya yang mempengaruhi kariernya setelah pensiun dari penampilan di atas panggung.

Diterbitkan 25 Februari 2025, 22:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Phil Collins, musisi kelahiran Chiswick, London, Inggris, 30 Januari 1951, telah lama mendedikasikan hidupnya di dunia musik. Bahkan selain menjadi penyanyi dan penulis lagu, ia juga berkiprah sebagai produser rekaman, dan aktor. Namanya pun dikenal luas di seluruh dunia.

Kariernya yang gemilang dimulai sejak bergabung dengan band rock Genesis pada tahun 1970, di mana ia awalnya berperan sebagai drummer. Namun, setelah kepergian Peter Gabriel dari Genesis pada tahun 1975, Phil Collins pun mengambil alih posisi vokalis utama dan membawa band ini ke puncak kesuksesan.

Bersama Genesis, Phil Collins menciptakan banyak album dan lagu-lagu hits yang tak terlupakan, menjadikannya salah satu band paling berpengaruh dalam sejarah musik. Namun tidak hanya itu, karier solo Phil Collins juga sangat sukses, terutama di tahun 1980-an, di mana ia merilis sejumlah single yang menduduki posisi teratas di tangga lagu Inggris dan Amerika Serikat.

Beberapa lagu terkenalnya antara lain adalah 'In the Air Tonight,' 'Against All Odds (Take a Look at Me Now),' dan 'Another Day in Paradise.' Album-album solonya seperti Face Value, Hello, I Must Be Going, dan No Jacket Required berhasil meraih kesuksesan besar, dan ia tercatat sebagai salah satu artis dengan jumlah single top 40 terbanyak di Amerika Serikat sepanjang tahun 1980-an.

Karier Musik yang Gemilang

Phil Collins memulai kariernya di grup musik Genesis dengan gaya musik progresif yang unik dan kompleks. Setelah mengambil alih posisi vokalis, Collins membawa Genesis ke arah yang lebih komersial, dengan album-album seperti A Trick of the Tail dan Wind & Wuthering yang sukses besar.

Selama bertahun-tahun, Genesis terus merilis album-album yang mendapatkan pujian kritis dan komersial. Dengan lagu-lagu ikonik seperti "Invisible Touch" dan "I Can't Dance", band ini berhasil menarik perhatian generasi baru penggemar. Collins, sebagai vokalis dan drummer, menjadi wajah yang sangat dikenal dari band ini.

Setelah sukses bersama Genesis, Collins memutuskan untuk mengejar karier solo. Dengan gaya musik yang lebih pop, ia merilis album Face Value pada tahun 1981, yang menampilkan lagu "In the Air Tonight" yang menjadi salah satu lagu paling terkenal dalam kariernya. Kesuksesan ini diikuti oleh beberapa album lainnya yang juga meraih kesuksesan besar.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Sepanjang kariernya, Phil Collins telah menerima berbagai penghargaan bergengsi. Ia telah memenangkan sejumlah Grammy Awards, BRIT Awards, dan Ivor Novello Awards. Selain itu, ia juga diinduksi ke dalam Rock and Roll Hall of Fame sebagai anggota Genesis dan Songwriters Hall of Fame. Penghargaan ini mencerminkan kontribusinya yang luar biasa dalam dunia musik, baik sebagai anggota band maupun sebagai artis solo. Phil Collins juga dikenal dengan lirik-liriknya yang mendalam dan emosional, yang membuat banyak orang terhubung dengan karyanya.

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan