6 Fakta Film Samawa Dibintangi Badriyah Afiff dan Alexzander Wlan, Bahas Masalah KDRT Pasutri Muda

Di tengah dominasi genre horor, hadir Samawa karya sineas Ganank Dara. Film ini menempatkan Badriyah Afiff dan Alexzander Wlan sebagai bintang utama.

Diperbarui 21 Februari 2025, 23:53 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Di tengah dominasi genre horor, hadir film Samawa karya sutradara Ganank Dara. Samawa menempatkan Badriyah Afiff sebagai karakter utama, Yura yang akhirnya menikah. Faktanya, berumah tangga tak seindah yang dibayangkan.

Lawan main Badriyah Afiff adalah Alexzander Wlan yang memerankan Andy, suami tampan namun temperamental. Andy jadi mimpi buruk bagi Yura hari demi hari setelah nikah karena melakukan kekerasan domestik.

Ganank Dara yang juga menulis naskah Samawa mengulas fenomena kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT. “Kalau mengecek data, angka perceraian pasutri muda makin hari makin banyak. Samawa adalah doa untuk menghindari itu,” katanya.

Film Samawa dijadwalkan menyapa bioskop Indonesia mulai 27 Februari 2025. Laporan khas Showbiz Liputan6.com merangkum 6 fakta Samawa berdasarkan wawancara khusus dengan Alexzander Wlan, Ganank Dera, dan Badriyah Afiff.

 

1. Mengapa Memilih Alexzander Wlan?

 

Publik terperenyak saat Alexzander Wlan terpilih sebagai pemeran utama pria film Samawa. Pasalnya, wajah sang aktor dinilai baik-baik. Justru karena itulah, Ganank Dera menantang Alexzander Wlan untuk membuktikan rentang aktingnya sangatlah luas.

“Kita sering melihat orang jahat berdasarkan look. Saya mencoba mengubah pemikiran itu. Orang yang jahat tidak bisa ditandai dari wajah dan penampilan. Itu sebabnya, Alex yang baik-baik saja dan baby face saya pilih,” kata Ganank Dera.

 

2. Yura Yang Jawa Banget

 

Badriyah Afiff pun dipilih dengan alasan kuat. Dalam naskah, karakter Yura digambarkan dibesarkan dari keluarga yang Jawa banget. Ada dogma dalam pemikiran Yura harus nurut dan nrima dengan suami. Saat suami salah pun, haus menjaga, menutupi dan sebagainya.

“Samawa ucapan doa yang sering diucapkan saat kondangan pernikahan. Mudah diucapkan namun praktiknya tidak gampang. Yura yang jadi pusat cerita pas dengan Badriyah Afiff. Terbukti, ia membawakan tokoh ini dengan apik,” Ganank Dera mengulas.

 

3. Beda 180 Derajat

Meyakini bahwa seorang aktor harus jujur, Alexzander Wlan mulanya menolak peran Andy yang temperamental. Mengingat, Andy beda 180 derajat dengan sifar Alexzander Wlan sehari-hari. Penolakan yang muncul dalam diri dilawan dengan profesionalisme.

“Salah satu kunci akting kan harus jujur. Saya susah ketika membaca skrip dan meriset. Dalam diri saya bekata: Saya enggak mau memukul, kalau ada masalah ya omongin baik-baik jangan main tangan,” ujar Alexzander Wlan di Jakarta Selatan, Jumat (21/2/2025).

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan