Momen Pahit Bersama Sepultura yang Diungkapkan Max Cavalera
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1796231/original/029564200_1512880804-sepultura-2.jpg)
Max Cavalera pun sangat marah begitu mengetahui niat rekan-rekannya untuk memecat sang istri. Alhasil, ia langsung meninggalkan band saat itu juga. Hingga hari ini, belum ada penggemar yang melihat Max menjalin percakapan dalam urusan apa pun dengan para personel lama Sepultura yang masih bertahan (kecuali Igor).
Ketegangan Max dan para personel muncul setelah Sepultura merilis mahakarya mereka, album Roots yang rilis pada tahun 1996 dan sukses mendapatkan ulasan positif, Max Cavalera pun sempat merinci buruknya hubungannya dengan personel Sepultura pada periode itu saat berbincang dalam Hard Force di Heavy 1 Radio.
"Ini ditandai dengan kejayaan dan tragedi. Pada saat yang sama kau memperingati rekor besar ini, ada tragedi besar tepat di tengah-tengahnya, yaitu kematian Dana. Pahit, kawan. Kurasa aku tidak pernah benar-benar menikmati apa yang dibawakan Roots karena hal itu. Terpotong setengahnya, karena hal itu. Tapi itulah hidup, kawan," ungkap Max sembari mengungkit kembali kematian putra tirinya, mengutip Loudwire.
Keluarnya Igor Cavalera dari Sepultura Setelah Lama Tak Bicara dengan Kakaknya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5094638/original/068164900_1736863732-Igor_Cavalera.jpg)
Setelah marah dengan para personel Sepultura dan hengkang dari grup, Max Cavalera bahkan sempat tidak berbicara dengan adiknya sendiri, Igor Cavalera, selama bertahun-tahun. Igor memang sempat bertahan di grup sebagai penabuh drum sekaligus ikon band lantaran ia merupakan pendirinya.
Lama bertahan dengan Paulo Jr dan Andreas Kisser hingga harus mengorbankan hubungan baik dengan sang kakak, Igor akhirnya memutuskan hengkang pada 2006 karena alasan yang berbeda dari kakaknya. Sebelum hengkang, ia sempat menyambut anak keempatnya pada tahun yang sama, dan ingin menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarga dengan mengambil cuti.
Namun tak lama setelah mengambil cuti, Igor dengan mantapnya meninggalkan band agar bisa mengeksplorasi musik di genre lainnya. Rupanya selama ini sangat menyukai musik elektronik dan hip-hop, punya minat untuk bereksperimen dengan genre-genre tersebut.
Igor Cavalera Sudah Tak Nyaman Bersama Sepultura
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1796229/original/017855100_1512880707-sepultura.jpg)
Mengutip wawancara dengan blabbermouth.net pada 2006 lalu, Igor mengungkapkan bahwa ia merasakan Sepultura benar-benar sudah berubah setelah mereka menggelar tur Eropa pada tahun tersebut bersama Roy Mayorga, mantan Soulfly yang sempat menjadi penabuh drum di Stone Sour.
Singkatnya, kala itu Igor mengungkapkan rencananya untuk cuti dari kegiatan band tanpa menyatakan akan keluar (seperti yang dilakukan kakaknya). Namun setelah itu, tanpa diketahui oleh Igor, Andreas Kisser dan rekan-rekan lainnya mengambil banyak jadwal manggung bahkan seolah memperkenalkan pemain drum baru.
"Aku tidak berpikir atau bahkan mengatakan apa pun tentang meninggalkan band, meskipun ada banyak rumor yang beredar. Tetapi niatku benar-benar ingin terus melanjutkan ini sambil mengambil jeda... Mereka sudah memesan banyak pertunjukan yang aku tidak tahu, dan hal-hal yang pada dasarnya aku yang membuat keputusan ini," ungkap Igor.
"...di Brasil, banyak hal yang beredar, seperti 'Drummer baru SEPULTURA telah direkrut'. Pria ini (Jean Dolabella) dari Belo Horizonte, yang sudah bermain di band, dan memang benar. Namun cara mereka menggambarkannya, seolah-olah dia adalah drummer baru. Dan (pihak) band tidak maju ke depan untuk mengatakan apa pun tentang itu, bahkan di situs web kami. Dan aku merasa sangat tidak dihormati (penyebab keluar)," sambung Igor.
Berdamainya Max dan Igor hingga Terbentuknya Cavalera Conspiracy
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1796234/original/053568600_1512881108-sepultura-4.jpg)
Pada akhirnya Max dan Igor Cavalera kembali akur. Berdamainya kakak beradik ini disertai dengan langkah drastis mereka, yakni membentuk band bernama Cavalera Conspiracy. Banyak rumor beredar setelah Cavalera bersaudara membentuk grup tersebut, mereka berniat untuk bersatu kembali dengan Sepultura.
Namun dalam berbagai kesempatan, rumor ini segera dibantah oleh pihak Cavalera bersaudara dan para personel Sepultura. “Semakin berjalannya waktu, semakin aku merasa bahwa aku tidak perlu (bersatu lagi dengan Sepultura). Reuni sebenarnya adalah antara diriku dan Igor, dan aku melakukan itu. Sungguh ajaib dan luar biasa apa yang kami lakukan saat ini," ungkap Max, mengutip guitarworld.com pada Juli 2024 lalu.
“Jika kami akhirnya melakukan reuni Sepultura, rasanya kami tidak bisa kembali ke Cavalera, kau tahu? Itu tidak masuk akal. Orang-orang mungkin akan berkata, 'Aku tidak ingin menonton Cavalera jika mereka benar-benar mengadakan reuni.' Bagiku, aku tidak ingin melakukan itu karena aku menyukai apa yang kita miliki di Cavalera sekarang. Ini sangat keren,” ungkap Max Cavalera.
Max kemudian menutup pernyataannya dengan kalimat yang sangat tegas. “Ini jelas tidak mungkin. Kamu dapat menanyakan pertanyaan yang sama kepada Igor. Dia juga tidak ingin melakukannya. Itu tidak akan terjadi,” ucap Max Cavalera.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1796232/original/051591600_1512880876-sepultura-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260345/original/097053600_1781587471-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261027/original/025366000_1781675161-AP26168084988387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257805/original/092292600_1781257252-9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776148/original/089087200_1782856721-France_s_Kylian_Mbappe__left__celebrates_with_his_teammate_ousmane_dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)