Menangkan Piala Terbanyak di 29th Asian Television Awards, Surya Citra Media Dapatkan Gelar Broadcaster of The Year

Surya Citra Media membanggakan Indonesia dengan membawa pulang 7 piala dengan salah satunya Broadcaster of The Year.

Diperbarui 01 Desember 2024, 11:31 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Surya Citra Media (SCM) kembali membanggakan Indonesia dengan mendapatkan penghargaan Broadcaster of The Year pada acara penghargaan 29th Asian Television Awards pada Sabtu, 30 November 2024 di Studio 6 Emtek City, Daan Mogot, Jakarta Barat. Penghargaan ini dapat diraih karena SCM yang menaungi SCTV, Indosiar, Ajwa TV, Mentari TV hingga Vidio mendapatkan jumlah piala terbanyak dalam perhelatan tersebut.

Sutanto Hartono selaku Managing Director Emtek atau Direktur Utama SCM naik ke panggung menerima penghargaan yang membanggakan bukan hanya untuk SCM namun juga bagi Indonesia. Ia menyampaikan kesulitan menghadapi tantangan yang menerpa industri televisi di dunia, namun masalah ini dijadikan kesempatan untuk terus maju.

"Broadcaster di dunia mengatakan ini merupakan saat terberat, kehadiran digital platform dan media sosial yang sangat memberikan alternatif bagi penonton untuk mendapatkan sport, entertainment dan konten berita yang ingin dikonsumsi," ujarnya.

Dia melanjutkan, "Kami juga menghadapi tantangan yang sama di Indonesia. Namun kami telah melihat tantangan ini bertahun-tahun lalu dan akhirnya memutuskan untuk menerima dan memeluk tantangan ini. Dan mencari cara untuk kami memanfaatkan transformasi digital. Sejak saat itu kami dapat memperkuat kemampuan produksi kami."

Ia juga menambahkan dengan tantangan yang diubah menjadi celah untuk menghadirkan konten-konten terbaik dan membuat kesuksesan di Indonesia hingga mancanegara. 

"Kita juga dapat membuat OTT platform, Vidio, yang menjadikan nomor satu OTT di Indonesia," ungkapnya.

Menangkan 7 Piala dalam 2 Hari

SCM yang berhasil meraih total 8 piala dalam 2 hari acara penghargaan ini menjadi kebanggaan untuk Indonesia. Pada hari pertama acara dilaksanakan, SCM mendapatkan 4 penghargaan untuk nominasi Best Live Sport Coverage dimenangkan Champion TV untuk Paris Olympics 2024, dan Best Sports Programme yang dimenangkan oleh Champion TV lewat Bullseye.

Serta Best Sports Presenter or Commentator untuk konten Livoli Divisi Utama di Video oleh Rama Sugianto, dan juga nominasi Best General Entertainment untuk program “Dekade D’Academy: Konser Paling Romantis” di Indosiar.

3 Piala pada Hari Ke-2

Di hari kedua, SCM berhasil membawa piala lewat dua serial yang sama-sama tayang di Vidio. Vidio mendapatkan piala dari nominasi Best Original Screenplay (Drama Asean) lewat Sojwak Creatives di Cinta Pertama Ayah. Selanjutnya di Best Cinematography (Drama, Asean) yang dimenangkan Frontier Pictures dalam Ratu Adil. 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Mark Francis selaku Kepala Bagian Konten dan Strategi Vidio mengatakan bahwa kemenangan Frontier Picturse dalam Ratu Adil ini terjadi berkat sosok wanita hebat dibelakang layar, Amalia. "Terima kasih banyak Ini adalah sebuah kehormatan besar, Kami memiliki mitra produksi yang luar biasa dalam Frontier Picturse ini dan seorang sinematografer wanita, Jadi selamat untuk Amalia untuk ini," tuturnya.  Dua kemenangan Vidio kali ini menjadi penanda bahwa industri hiburan sudah dapat bersaing di kancah internasional melawan negara-negara di Asia.  "Menang lagi, Jadi terima kasih buat semua penonton Video dan ini adalah sekali lagi bukti bahwa film lokal Indonesia tidak kalah di level ASEAN, Terima kasih,” ucap Hermawan Sutanto, Direktur Pelaksana Vidio.

Halaman
Show All
Naia Trianisa Pangestu, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan