Ketika Marty Friedman Bawa Energi Tokyo ke Jakarta di Hammersonic

Marty Friedman menggeber Hammersonic Festival 2024 di Pantai Carnaval Ancol, Jakarta, Sabtu (4/5).

Diperbarui 05 Mei 2024, 11:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Mainkan Tornado of Souls

Marty dan kawan-kawan juga sempat menggeber lagu "Tornado of Souls" milik Megadeth yang dimainkan secara instrumental, tentu diselipi dengan aksi-aksi solo Friedman yang memamerkan kecepatan jari-jari di lintasan fred gitar.

Sejak dulu,dia memang dikenal sebagai salah satu gitaris shred jempolan. Bahkan, sejak dia masih bergabung di duo Cacophony, bersama Jason Becker di akhir tahun 1980-an.

Marty dan kawan-kawan menutup konser dengan nomor "Kaze Ga Fuiteiru" yang diambil dari album Tokyo Jukebox 3, tahun 2020.

 

Begitu Menghibur

Secara keseluruhan, penampilan Marty Friedman begitu menghibur. Tak hanya permainan dan musik yang begitu ciamik, namun aksi panggung mereka juga begitu memikat dan komunikatif.

"Indonesia, Aku cinta kalian...aku cinta kalian," ujar Friedman sebelum memainkan lagu "Dragon Mistress".

Naoki dan Wakazaemon, yang selalu berada di sisi kiri dan kanan Marty pun, begitu atraktif dan energik. Mereka juga tanggap akan gestur-gestur jokes yang dilempar Marty, sepanjang konser.

Tak pelak, para Hammerhead, sebutan untuk penikmat Hammersonic, kerap tersenyum dan tertawa melihat aksi-aksi lucu Marty di atas panggung. Sebelumnya, akhirnya memberikan aplaus yang meriah setelah aksi kocak Marty dan kawan-kawan.

Seperti ketika memainkan "Tornado of Souls" misalnya. Marty seolah-olah marah kepada Naoki yang tiba-tiba mengambil part solo miliknya. Seperti terjadi perdebatan di antara keduanya, melalui gestur tangan dan mimik yang mereka perlihatkan. Penonton tertawa.

Atau saat Marty memperkenalkan personel bandnya. Dia menyebut bassist Wanita mereka, Wakazaemon, berasal dari Surabaya. Karuan saja audiens pun terpingkal.

 

Ajari Bahasa Jepang

Di tengah konser, dia juga sempat "mengajari" penonton beberapa kata dalam bahasa Jepang. Sebaliknya, dia meminta audiens mengajarinya beberapa kata dalam Bahasa Indonesia. Seru.

"Marty Friedman memang selalu bisa mengibur di setiap konsernya," ujar pemerhati konser, Umar Rachman, yang juga menyaksikan penampilan Marty Friedman dan kawan kawan di Singapore Rockfest, tiga hari sebelumnya.

Umar juga menyebut, Marty Friedman selalu konsisten, mampu menunjukkan performanya sebagai gitaris kelas dunia di setiap konser.

"Marty tetaplah Marty dengan gaya khasnya, dengan cara picking gitarnya yang unik, clean. Dia seorang perfeksionis. Plus belakangan, kultur Jepang yang dia bawa juga kuat sekali," Umar menambahkan.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan