Poster Film Vina: Sebelum 7 Hari Dibintangi Nayla D Purnama Rilis, Disertai Pesan: Bully Tak Boleh Dibiarkan!

Film Vina: Sebelum 7 Hari karya sineas Anggy Umbara untuk Dee Company akhirnya merilis poster resmi disertai pesan kuat soal bullying alias perundungan.

Diperbarui 28 Maret 2024, 22:42 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Salah satu film horor yang ditunggu publik, Vina: Sebelum 7 Hari yang dibintangi Nayla D Purnama akhirnya merilis poster resmi disertai pesan kuat soal bully alias perundungan.

Rumah produksi Dee Company meluncurkan poster film Vina: Sebelum 7 Hari karya sineas Anggy Umbara disertai pengumuman tanggal tayang di bioskop, yakni 8 Mei 2024.

Poster tersebut menampilkan karakter Vina dengan rambut tergerai dan sejumlah bilur luka dan darah. Tersungkur di jalanan beraspal, wajahnya tampak merana menahan rasa sakit.

Betapa jahatnya 11 anggota geng motor ini, menganiaya dan memperkosa Vina sampai mati. Bully tidak boleh dibiarkan!” tulis pihak Dee Company di akun Instagram resmi, Kamis (28/3/2024).

 

Melawan dan Selamat

Lewat pernyataan tertulis yang diterima Showbiz Liputan6.com pada hari yang sama, produser Dee Company, KK Dheeraj menjelaskan film ini memberi gambaran korban yang tanpa daya hingga akhirnya meninggal dunia.

“Kami ingin memberi gambaran lemah dan tak berdayanya sosok Vina ketika harus berhadapan dengan anggota geng motor. Jelas sulit bagi Vina jika ingin melawan dan selamat,” ia menjelaskan.

Persahabatan dan Keluarga

Diharapkan, film ini jadi pengingat bahwa perundungan apapun alasannya tak dapat dibenarkan. Harapan lain, jangan ada lagi kekerasan dan Vina-Vina lain di luar sana.

Nayla D Purnama pun berbagi cerita kala kali pertama ditawari film Vina: Sebelum 7 Hari. “Awalnya aku mengira film ini hanya tentang korban geng motor. Setelah masuk ke cerita aku tahu film ini menceritakan persahabatan dan keluarga yang kuat,” ujarnya.

 

Ada Pesan Kuat

Nayla D Purnama lantas menyorot salah satu elemen penting film Vina: Sebelum 7 Hari yakni perjuangan melawan bullying. Di tengah maraknya kasus perundungan, semangat perlawanan terhadap kekerasan perlu ditebalkan.

“Ada juga perjuangan melawan bully yang dilakukan Vina. Ada pesan kuat dalam film ini yakni setiap tingkah laku kita memiliki dampak. Makanya jangan sembarangan,” Nayla D Purnama mengakhiri.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Oka Antara - Adinia Wirasti Reuni di Vidio Original Series Manis di Bibir, Kenang Memori Lama

Wayan Diananto, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan