My friendly city, my beloved city...
3. Yogyakarta (KLa Project)
![[Bintang] KLa Project](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/3lWjzhPNxUVajEbcfhqS6yCKwgo=/640x360/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1395612/original/bd5c11de9c52115a7692f404b3f4f2ca_preskon8_-_2-11-16.jpeg)
Berbasis budaya dan kesederhanaan, Yogyakarta akan selalu jadi kota yang dirindukan banyak orang. KLa Project menggambarkan suasana Kota Gudeg yang bersahaja dalam lirik: Ramai kaki lima, menjajakan sajian khas berselera. Orang duduk bersila...
Perkara di sana Anda jatuh cinta atau patah hati, itu urusan nanti. Dalam versi KLa Project, Yogyakarta menjadi tempat perayaan kehilangan yang mewujud dalam refrein ikonis: Walau kini kau telah tiada dan tak kan kembali, namun kotamu hadirkan senyummu abadi.
4. Bengawan Solo (Gesang)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1215683/original/042361500_1461670929-0_0_0_0.jpg)
Usia lagu ini lebih tua dari kemerdekaan Indonesia. “Bengawan Solo” ditulis pada 1940, saat musisi Gesang Martohartono yang kini digelari Maestro Musik Keroncong berusia 23 tahun. Kala itu, ia berada di tepi sungai terpanjang di Tanah Jawa lalu terpesona oleh keindahannya.
Menembus ruang dan waktu, “Bengawan Solo” telah diterjemahkan ke dalam belasan bahasa termasuk Inggris, Rusia, dan Jepang. Generasi muda mengingat kebesaran Gesang lewat lirik: Mata airmu dari Solo, terkurung gunung seribu, air mengalir sampai jauh akhirnya ke laut...
5. Semarang (Powerslaves)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4767414/original/002426200_1709972524-394447072_18393540469001606_3610765193341170055_n.jpg)
Terbentuk di Semarang pada 1991, Powerslaves yang mengusung musik blus dan rock and roll membuat penghormatan kepada kota kelahiran lewat “Semarang” dalam album rilisan tahun 2001. Inti lagu ini rindu pada kampung halaman dan titik ikonisnya, yakni Simpang Lima.
Kerinduan ini tergambar di lirik awal: Ada sejuta kenangan, ada sejuta harapan terbuaiku di Simpang Lima. Puncaknya di bagian: Semarang, kudatang lepaskan rindu terdalam. Oh hangatnya hujan air mata basah, membasahi hatiku. Ada yang lagi kangen Semarang?
6. Surabaya (Dara Puspita)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4578920/original/060359100_1694999775-Lies_AR_2.jpeg)
Surabaya sebagai Kota Pahlawan tak hanya dicatat sejarah, tapi juga lagu yang dipopulerkan Dara Puspita. Band ini diperkuat Titiek Adji Rachman, Lies Soetisnowati, Titiek Hamzah, dan Susy Nander. Lagu “Surabaja” yang legendaris ada di album Jang Pertama (1996).
Tak perlu berorasi panjang lebar soal perjuangan masyarakat Surabaya bersama Bung Tomo di garis depan. “Surabaja” dengan anggun menoreh daya juang meraih kemerdekaan dalam lirik simpel: Surabaya, di tahun empat lima, kami berjuang, kami berjuang bertaruh nyawa...
7. Kalimantan (Chrisye)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4767415/original/015853100_1709972524-chrisye_98.jpg)
Album Chrisye yang dirilis Musica Studios pada 1997 memfiturkan sejumlah hit dari “Kala Cinta Menggoda” hingga “Untukku” karya Yovie Widianto. Yang juga mencuri perhatian lantaran liriknya puitis adalah “Kalimantan.”
“Kalimantan” yang ditulis Guruh Soekarnoputra adalah pencarian pasangan jiwa lewat sajak dengan rima ditata sedemikian rupa:
Sungai Mahakam terbentang
Bagai membelah dunia
Berkayuh ku ke seberang
Mencari dambaan jiwa...
8. Kuta Bali (Andre Hehanussa)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1764480/original/094010400_1510149859-01c1a62b-a2d3-432e-8ca8-705f00719e44.jpg)
“Kuta Bali” menjadi ujung tombak album debut Andre Hehanussa yang dirilis pada 1995 di bawah bendera Warna Musik. Dalam tiga bait, sang musisi menggambarkan dengan rasa yang dalam bagaimana menyemai cinta di amparan pasir putih bebas dari kesan vulgar.
Berdua. Memeluk erat tubuh yang tercinta. Menikmati surya tenggelam sebelum rembulan bertakhta di singgasana cakrawala malam. Begini:
Semua berlalu dibalik khayalku,
Kenangan yang indah berdua denganmu.
Di Kuta Bali, kau peluk erat tubuhku.
Di Kuta Bali, cinta kita...
9. Teluk Bayur (Ernie Djohan)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4767416/original/032128800_1709972524-23667898_2011465519090945_1431717688740151296_n.jpg)
Digelari pelopor penyanyi cilik karena eksis bernyanyi sejak era klasik, Ernie Djohan melahirkan album Teluk Bajur bersama perusahaan rekaman Remaco, pada 1967. Karya musisi Zaenal Arifin ini menakik cinta dua insan muda yang berpisah di pelabuhan Teluk Bayur, Sumatra Barat.
“Selamat tinggal Teluk Bayur permai, daku pergi jauh ke negri sebrang. Ku kan mencari ilmu di negri orang, bekal hidup kelak di hari tua,” lantun Ernie Djohan. Teluk Bajur ada di posisi ke-132 daftar 150 album Indonesia Terbaik Sepanjang Masa versi majalah musik nasional.
10. Banda Naira (Rita Effendy)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3024797/original/067147800_1579244626-Rita_Effendy_7.jpg)
Jauh sebelum diabadikan dalam uang kertas pecahan 1.000, keindahan Banda Neira dilanggengkan lewat lagu karya tiga pendekar musik nomor wahid, yakni Dwiki Dharmawan, Adjie Soetama, dan Sekar Ayu Asmara. Nomor ini direkam Rita Effendy sebagai pembuka album Telah Terbiasa.
Jika Anda pernah pelesir ke Banda Neira lalu rindu ingin balik ke sana, coba dengarkan lirik lagu ini sambil memejam: Masih jelas terbayang pulau penuh kenangan, bentangan layarku terlena di pantaimu, Banda Neira...
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3567072/original/076815400_1631240168-210910_CONTENT_SPECIAL_14_Layanan_Publik_Komersial_Yang_Wajib_Bayar_Royaliti_Lagu_P.jpg)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4019247/original/001095600_1652249901-kelly-sikkema-HwU5H9Y6aL8-unsplash_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1372762/original/077068000_1476344055-yogya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8369442/original/037177900_1782246021-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397156/original/089293200_1782278283-AP26174690236290.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8442423/original/051297200_1782335693-063_2283164257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9076838/original/076638200_1783028282-000_B8H386V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9072363/original/048211400_1783026161-000_B9476UW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9072362/original/069449700_1783026157-000_B94788B.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8411138/original/071923000_1782295017-leao.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264052/original/051981800_1782069590-Spain_s_Lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260345/original/097053600_1781587471-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261027/original/025366000_1781675161-AP26168084988387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8730876/original/077754000_1782817723-1000002927.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1071836/original/021479300_1448938529-penjara.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8684125/original/089795800_1782736826-Owner_Jenk_Nik_Brownies_Batik_Cake___Cookies.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8639647/original/084785200_1782643944-WhatsApp_Image_2026-06-27_at_20.04.07.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8651602/original/014097600_1782666412-WhatsApp_Image_2026-06-27_at_17.17.56.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2872441/original/051482100_1564935670-KERETA_API-Muhamad_Ridlo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8598442/original/004955100_1782571048-Kedai_Lokalti.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8595965/original/015846800_1782566608-Mojah_Indonesia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528786/original/061172800_1782460439-WhatsApp_Image_2026-06-26_at_1.49.51_PM.jpeg)