Kolaborasi PT Cerita Jadi Film (CJF) dan PFN untuk Film Seribu Payung Hitam dan Sisanya Rindu yang Dibintangi Luna Maya

Film Seribu Payung Hitam dan Sisanya Rindu bakal tayang tahun depan.

Diperbarui 22 Agustus 2023, 20:53 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Saya sangat tertarik untuk berinvestasi dalam film dengan nilai-nilai positif yang dapat mengedukasi masyarakat dan diakui di dunia internasional," kata Nevie Vina.

Syuting

Proses syuting film 'Seribu Payung Hitam dan Sisanya Rindu' sudah berjalan selama dua minggu di Yogyakarta dan akan selesai pada awal September 2023. Film ini diharapkan akan tayang di bioskop pada tahun 2024. Dimas Putra, Produser PT CJF, berharap film ini dapat mengangkat isu tentang pencemaran lingkungan di Indonesia dan membawa pesan positif kepada masyarakat.

Selain mengejar tujuan komersial, film ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi dan diikutsertakan dalam berbagai festival film internasional di Eropa. Film 'Seribu Payung Hitam dan Sisanya Rindu' merupakan adaptasi dari esai dan puisi. Luna Maya dan sejumlah aktor ternama Tanah Air lainnya juga turut terlibat dalam film ini. Film ini direncanakan akan tayang di seluruh bioskop di Indonesia pada tahun 2024.

Nevie Vina menekankan bahwa film ini tidak hanya ditujukan untuk target penonton besar, tetapi juga ditujukan untuk festival film internasional. "Kita akan membawa film ini ke luar negeri, seperti ke festival di Rotterdam. Kami berharap bahwa film ini bisa memberikan dampak positif jangka panjang," tambahnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Aditia Saputra, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan