Rangga Bantaeng Ungkap Dulunya Nyanyi Musik Pop, Suka Dangdut Karena Afan D'Academy

Rangga Bantaeng mengungkapkan bahwa dirinya sudah mulai bernyanyi dangdut sejak duduk di bangku kelas 2 SD.

Diterbitkan 22 Juli 2026, 16:11 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Rangga Bantaeng, 15, lolos Top 42 D'Academy 8.
  • Awalnya pop, beralih ke dangdut termotivasi Afan DA5.
  • Berjuang demi keluarga, disiplin jaga suara di karantina.

Liputan6.com, Jakarta - Perjalanan Rangga Bantaeng, di panggung D'Academy 8 menarik perhatian. Remaja berusia 15 tahun asal Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan ini, kini tengah berjuang setelah berhasil melangkah hingga ke babak Top 42. Namun, siapa sangka bahwa sebelum terjun ke dunia dangdut, genre musik awal yang ia tekuni sebenarnya adalah musik pop.

Rangga mengungkapkan bahwa dirinya sudah mulai bernyanyi dangdut sejak duduk di bangku kelas 2 SD. Meskipun awalnya ia lebih fokus pada genre pop, ketertarikannya pada musik dangdut muncul secara tiba-tiba.

Hal tersebut tidak lepas dari pengaruh sosok yang memotivasi dirinya untuk masuk DA, yaitu Afan jebolan Dangdut Academy 5. Rangga mengaku mulai menyukai dangdut setelah melihat penampilan Afan.

"Sebenernya genre Rangga tuh pop, tapi tiba-tiba suka dangdut karena lihat Kak Afan tadi kan," ungkap Rangga saat ditemui di Studio Emtek Indosiar, Selasa (21/7/2026).

Motivasi Ikut DA

Selain termotivasi oleh Afan, ketertarikannya pada dangdut membuatnya memiliki keinginan besar untuk mengangkat derajat keluarganya melalui kompetisi Dangdut Academy ini. Dengan target tinggi untuk bisa keluar sebagai juara, Rangga ungkap syukur bisa berada di top 42 dengan tim dan coach yang membimbing dengan sangat baik.

"Perasaan Rangga pokoknya bersyukur Alhamdulillah bisa sampai titik ini dan pokoknya pastinya orang tua bangga melihat Rangga bisa nginjak panggung D’Academy 8 Indosiar," ungkapnya.

Kebiasaan Baru di Karantina

Demi memberikan penampilan terbaik di panggung, Rangga juga harus melakukan penyesuaian besar terhadap kebiasaan sehari-harinya selama berada di karantina. Ia kini disiplin menjalani rutinitas baru untuk menjaga kualitas suaranya, seperti rajin minum air hangat serta mengurangi konsumsi makanan pedas dan berminyak.

"Rutinitasnya sih rajin minum air hangat ya sama kurang apa, makan yang pedas-pedas sama yang berminyak. Iya kalau di rumah kan suka. Jadi, Rangga ke asrama ngubah diri semua," jelasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Syafiq D'Academy 8 Ungkap Kebiasaan Unik Sebelum Naik Panggung dan Kehidupan di Asrama

Umar Syarifuddien SjadjaahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan