Liputan6.com, Jakarta Setiap kesuksesan dimulai dari sebuah mimpi. Seperti pada kisah inspiratif Faizal Sugijo, atau yang akrab dipanggil FSal atau Sal, menjadi bukti nyata bahwa dengan impian yang kuat dan komitmen yang tak kenal lelah, seseorang dapat menggapai kesuksesan di bidang apapun. Melalui perjalanan dari seorang chef hingga menjadi seorang trader sukses, Sal telah membuktikan bahwa mimpi dapat menjadi kenyataan.
Bagi Faizal Sugijo, mimpi adalah kunci untuk mencapai puncak kesuksesan dalam kehidupannya. Sebagai seorang warga Indonesia yang telah menetap di Amerika Serikat, Sal telah mencapai prestasi yang luar biasa dalam dunia bisnis kuliner. Dengan kerja keras dan ketekunan, Sal berhasil mengelola puluhan cabang sushi market di berbagai negara bagian di Amerika Serikat.
“Pada tahun 2007 saya memberanikan diri untuk berangkat dan bekerja sebagai chef di ITO Corp yang merupakan perusahaan pelopor sushi terbesar di Amerika, seiring waktu, saya berkembang menjadi seorang trainer dan Region Manager di North East,” pungkasnya di Jakarta, baru-baru ini.
30 Cabang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4477808/original/042091200_1687452643-WhatsApp_Image_2023-06-21_at_22.53.27.jpeg)
Menariknya, meskipun kini Faizal mengurus tak kurang dari 30 cabang sushi market di New York, New Jersey, dan Connecticut. Di tengah kesibukannya yang padat, Sal tetap menyempatkan waktu untuk pulang ke Indonesia setidaknya dua kali setahun. Meskipun jadwalnya yang sibuk, ia sangat menghargai dan mencintai keluarganya.
Ia menyadari pentingnya menjaga ikatan dengan akar budayanya dan memberikan dukungan kepada orang-orang terdekat dalam hidupnya. Kedatangannya ke Indonesia bukan hanya sekadar kunjungan, tetapi juga sebagai momen untuk mengisi kembali semangat dan inspirasinya dengan energi positif dari tanah air.
Ia pun kerap berbagi dengan orang-orang di sekitarnya. Salah satu cara yang dia lakukan adalah dengan mengadakan kelas sushi untuk anak-anak kecil. Aktivitas ini tidak hanya memberikan mereka kesempatan untuk belajar seni memasak, tetapi juga memberikan dampak positif bagi komunitas tempat Sal tinggal.
Tak Hanya Kuliner
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4477809/original/053452000_1687452643-WhatsApp_Image_2023-06-21_at_22.53.26__1_.jpeg)
Namun, keahliannya tidak hanya terbatas pada industri kuliner. Sal juga mengejar karir sebagai investor dan trader, ia menunjukkan ketertarikannya yang mendalam dalam dunia keuangan. “Saya juga melihat peluang dan potensi yang besar dalam industri properti, dengan pengalaman dan pengetahuan dalam mengelola cabang sushi, saya yakin dapat mengaplikasikan keahlian ini dalam mengelola properti secara efisien dan menguntungkan,” ujarnya,
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/850960/original/018479100_1428984571-KAA3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336194/original/011453800_1788145793-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-31T100906.764.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5181963/original/041597900_1744014438-erupsi_gunung_gede.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4936199/original/062014300_1725430509-Kepiting1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4477807/original/026705600_1687452643-WhatsApp_Image_2023-06-21_at_22.53.26.jpeg)