- Nadzira Shafa telah berdamai dengan kepergian Ameer, siap memulai babak baru hidupnya.
- Ia membuka hati dengan hati-hati, tidak suka pendekatan berlebihan dari pria.
- Sosok pria baru menarik perhatiannya, standar Ameer Azzikra jadi tolak ukur.
Liputan6.com, Jakarta - Setelah beberapa tahun berduka, Nadzira Shafa menyatakan diri sudah berdamai dengan keadaan setelah kepergian almarhum Ameer Azzikra. Ia merasa sudah saatnya untuk membangun ruang hidup yang lebih nyaman bagi dirinya sendiri.
Nadzira tidak ingin terus-menerus terjebak dalam kesedihan yang melelahkan karena hidup sendirian tidaklah mudah. Kini ia memilih untuk benar-benar mengakhiri bab lama dan mulai menuliskan cerita hidup yang baru.
"Kalau bab baru kita masih ada di buku yang sama masih dengan sosok yang sama. Kali ini aku mencoba untuk tutup bab, selesaikan buku itu, mari kita tulis lembaran baru yang bener-bener cerita baru," ujar Nadzira Shafa saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan belum lama ini.
Dalam proses membuka hati, Nadzira mengaku melakukannya dengan sangat hati-hati dan perlahan. Ia merupakan sosok yang mudah merasa tidak nyaman jika ada orang yang mendekat secara berlebihan.
"Karena aku juga orangnya gampang ilfeel. Jadi kalau misalkan aku takutnya aku jahat ketika aku udah ilfeel sama orang. Jadi mending oke pelan-pelan, bukanya pelan-pelan jangan yang langsung 'wah' gitu. Buka dulu pintunya, intip dulu siapa nih gitu ibaratnya gitu," jelasnya.
Â
Bocoran Sosok Kekasih
Nadzira memberikan bocoran bahwa saat ini sudah ada sosok pria yang berhasil menarik perhatiannya. Pria tersebut bukan berasal dari kalangan artis dan memiliki sifat yang sangat melindungi.
"Pertama orangnya fun, kedua orangnya melindungi karena aku kan ya anak yang rapuh ya. Jadi aku suka sama orang yang set-set-set-set-set ada gitu yang kayak aku ngomong A dia langsung kayak 'oke I'll do bla bla bla bla' gitu kayak kayak gitu karena Bang Ameer juga kayak gitu," tuturnya.
Almarhum Ameer Azzikra Jadi Standar
Terkait kriteria, ia mengakui standar yang dimiliki Almarhum suaminya menjadi tolak ukur dalam memilih pasangan. Ia ingin dicintai oleh orang yang memiliki standar kasih sayang yang tinggi.
"Mungkin sebenernya itu bukan banding-bandingin tapi aku masukin itu ke kriteria aku gitu karena banding-bandingin enggak mungkin ada sosok yang sama, enggak mungkin pasti ada bedanya," katanya.
"Cuman memang ada tolok ukur yang aku jadikan apa namanya standar aku yang kebetulan Bang Ameer punya standar itu jadi aku terapkan aku harus dicintai sama orang-orang yang punya standar ini gitu. Aku taruh value aku di situ," pungkasnya.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4936199/original/062014300_1725430509-Kepiting1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4862795/original/084121900_1718280170-Gunung_anak_krakatau_cover.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342121/original/053138400_1788753122-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-07T104558.832.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342558/original/067944400_1788775256-Lip6enazirashf__1782584405_3928917346978412502_4952273976.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4760336/original/010832100_1709470968-Screenshot_20240303_192104_Instagram.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342546/original/099097100_1788774167-Armand_Maulana_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342447/original/026280000_1788770156-zaskia_adya_mecca_6.jpg)