Ayah Venna Melinda Luapkan Perasaannya atas Kasus Dugaan KDRT yang Menimpa Putrinya

Ayah Venna Melinda menyesali perbuatan yang dilakukan Ferry Irawan.

Diperbarui 01 Februari 2023, 17:42 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Jimmy Rekartono, ayah Venna Melinda, merasa terpukul dengan kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menimpa putrinya.

Maka dari itu, Jimmy meminta keadilan atas kasus yang menimpa Venna Melinda. Itu sebabnya keluarga besar, kata Jimmy, memutuskan menempuh jalur hukum.

"Saya sebagai ayahnya merasa sangat terpukul dengan kondisi anak perempuan saya yang mengalami KDRT. Sebagai seorang ayah tentu saya minta keadilan," kata Jimmy Rekartono kepada wartawan di Kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (1/2/2023).

"Karena negara ini negara hukum, maka saya dan keluarga besar menempuh jalur hukum untuk mencari keadilan," sambung Jimmy.

 

Memaafkan

Sebagai umat beragama, lanjut Jimmy, dirinya dan keluarga sudah memaafkan dugaan kekerasan yang dilakukan Ferry Irawan. Meski begitu, ia meminta proses hukum tetap berlanjut.

"Biar ranah pengadilan yang memutuskan hukuman apa yang diberikan, sesuai dengan perbuatan KDRT yang dilakukannya," ujarnya.

 

Terima Kasih

Pada kesempatan sama, ayah Venna juga mengucapkan terimakasih kepada pihak kepolisian, khususnya Polda Jawa Timur. Sebagaimana diketahui, saat ini Ferry tengah ditahan atas dugaan KDRT yang dilakukannya.

"Saya dan keluarga besar mengapresasi dan berterima kasih kepada Polda Jatim dan jajarannya telah memproses kasus ini," ucapnya.

 

Diselesaikan

Jimmy berharap, kasus ini dapat segera diselesaikan. Teruntuk putri tercinta, Jimmy mendoakan Venna Melinda agar selalu diberi ketabahan.

"Semoga anak perempuan saya selalu dalam lindungan Allah SWT. Tabah serta ikhlas menghadapi ujian di dunia ini," kata Jimmy berharap. (M. Altaf Jauhar)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Saksikan Sinetron Kisah Nyata Sore, Senin 13 Juli Pukul 15.00 WIB di Indosiar

Liputan6.com, Aditia Saputra, Fadjriah NurdiarsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan