Baru Diberi Lampu Hijau, House of the Dragon Musim 2 Sudah Ditinggal Orang Penting

Kabar mengejutkan datang dari serial House of the Dragon. Miguel Sapochnik dikonfirmasi tidak akan terlibat sebagai showrunner di musim kedua nanti.

Diterbitkan 01 September 2022, 20:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Serial House of the Dragon beberapa waktu lalu sudah diberi lampu hijau untuk kelanjutan musim keduanya. Namun kabar terbaru datang secara mengejutkan. Diwartakan The Hollywood Reporter, Rabu (31/8/2022), Miguel Sapochnik akan meninggalkan posisinya sebagai co-showrunner di musim kedua nanti.

Sebagai co-showrunner, Miguel Sapochnik bekerja sama dengan Ryan Condall untuk memberikan arahan secara keseluruhan serial House of The Dragon. Misalnya terkait jalan cerita, para tokoh, termasuk ending dari ceritanya nanti. Hal ini sangat penting mengingat seri pendahulunya, Game of Thrones, dinilai mengalami kegagalan saat mengakhiri ceritanya di musim ketujuh dan kedelapan. Bahkan kegagalan ini masih diingat oleh para penggemar.

Dalam wawancara dengan The Wall Street Journal baru-baru ini, George R. R. Martin sebagai penulis asli novelnya sendiri merasa bahwa serial Game of Thrones setidaknya harus memiliki 10 musim agar ceritanya tamat dengan layak. 

David Benioff dan D.B. Weiss sendiri telah memastikan tak terlibat dalam proyek-proyek spin-off Game of Thrones mendatang, seperti House of The Dragon ini. Mereka mengatakan sudah waktunya move on dari waralaba ini. "Secara keseluruhan, mungkin kami telah mengerjakannya (Game of Thrones) selama 11 tahun. Saat saya bilang 11 tahun, itu penuh, sepanjang hari, setiap hari selama 11 tahun," kata Weiss dalam wawancara yang dipublikasikan Entertainment Weekly Maret lalu. 

Miguel Sapochnik kemudian dipercaya untuk membantu memberikan arahan kepada serial House of the Dragon. Dalam serial ini, selain sebagai co-showrunner Miguel Sapochnik juga berposisi sebagai eksekutif produser dan direktor di beberapa episode.

Miguel Sapochnik di Game of Thrones

Miguel Sapochnik menjadi nama yang sangat familiar di telinga para penggemar Game of Thrones setelah menyutradarai episode-episode terbaik. Setiap episodenya pasti memiliki skala yang besar, seperti adegan perang. Dia mulai bergabung dengan Game of Thrones pada musim kelima, yakni episode 7 “The Gift” dan episode 8 “Hardhome” yang mendapatkan rating 9.8 di IMDb, sehingga menjadi episode Game of Thrones keempat dengan skor tertinggi.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Kesuksesan itu membuatnya dipercaya untuk kembali menyutradarai episode besar lainnya. Pada musim keenam, Miguel Sapochnik ditunjuk menyutradarai episode 9 “Battle of The Bastards” dan episode 10 “The Winds of Winter”. Kedua episode tersebut menjadi dua episode Game of Thrones dengan skor tertinggi di laman IMDb, yakni 9.9 dari 10. Bahkan dia memenangkan penghargaan Emmy Award untuk episode “Battle of The Bastard”. Setelah absen pada musim ketujuh, dia kembali di musim kedelapan menyutradarai episode 3 “The Long Night” dan episode 5 “The Bells”.

Halaman
Show All
Dito Pramudyaseta, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan