Ibunda Ressa Herlambang Tiga Tahun Berjuang Melawan Kanker Serviks Sebelum Meninggal Dunia

Sebelum meninggal dunia Ibunda Ressa Herlambang berjuang melawan kanker serviks selama tiga tahun.

Diterbitkan 31 Agustus 2022, 20:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Penyanyi Ressa Herlambang tengah diselimuti duka. Ibunya, Yulla Heri Burhania meninggal dunia di kediamannya di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan pada (30/8/2022) malam sekitar pukul 20.30 WIB.

Pelantun "Cinta Tak Pernah Salah" mengatakan, sudah tiga tahun belakangan ini ibunya berjuang melawan kanker serviks stadium empat. Penyakit tersebut ternyata sudah menjalar ke organ tubuh lainnya seperti ginjal, paru-paru dan jantung.

Kondisi Yulla Heri Burhania beberapa bulan ini mulai menurun sampai akhirnya meninggal dunia.

"Beliau berjuang cukup lama, tiga tahun mengidap kanker serviks stadium akhir," ungkap Ressa di TPU Kober Jatinegara, Rabu (31/8/2022).

Rawat Jalan

Ibunda Ressa Herlambang sempat mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. Namun lantaran kondisinya semakin menurun tiap harinya, keluarga memutuskan untuk merawat Yulla Heri di rumah.

"Dokter bilang mau menunggu di rumah sakit atau dirawat di rumah. Kita memutuskan merawat di rumah saja," kata Ressa Herlambang.

Dampingi

Saat ibunya mengembuskan napas terakhir, Ressa Herlambang berada di sampingnya. Yulla Heri sempat kesulitan bernapas lantaran penyakit kanker yang dideritanya sudah menggerogoti paru-parunya.

"Saya ada mendampingi menyaksikan gimana mama. Mudah-mudahan ini terbaik dari Allah. Karena umur, maut, kan sudah ada garis takdirnya,” tuturnya.

Doa

Doa terbaik dipanjatkan Ressa Herlambang untuk mengiringi ibunya menuju pangkuan Sang Khalik. Ia berharap ibunya mendapatkan tempat terbaik di sisi Nya.

"Apa pun yang dilakukan oleh Mama dalam sakitnya itu semoga jadi penggugur dosa, dan kita yang ditinggalkan juga kuat,"katanya..

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Alexa Ciamis Raih Golden Ticket Dangdut Academy 8 dan Standing Ovation Juri

Sapto Purnomo, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan