Hei Para Aktivis! 5 Lagu Bob Marley Ini Bisa Jadi Pilihan Anthem Saat Demonstrasi lho

Legenda musik reggae yang lahir pada 6 Februari 1945 ini memiliki nama asli Robert Nesta Marley.

OlehFachri
Diterbitkan 30 Juni 2022, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Tetapi upaya PNP dihadang oleh JLP di bawah pimpinan Edward Seaga, yang di belakangnya adalah AS dan CIA. Meski tidak mendukung langsung, Bob bersimpati pada perjuangan PNP.

Lagu “Revolution” adalah ekspresi kemarahan Bob atas situasi itu. Dia terang-terangan menyerukan revolusi sebagai jalan keluar atas berbagai persoalan yang melilit rakyat Jamaika.

4. War

Lagu “War” muncul di album Rastaman Vibration tahun 1976. Lagu-lagu ini benar-benar filosofis dan politis. Tidak hanya itu, lagu ini terang-terangan menembak langsung diskriminasi rasial, kolonialisme dan imperialisme.

Sebagian lirik lagu ini diambil dari pidato pemimpin Ethiopia, Haile Selassie, di Sidang Umum PBB tahun 1963. Saat itu Haile Selassie mengutuk agresi Italia terhadap negerinya. Dalam banyak hal, Bob memang mengagumi pemimpin Ethiopia itu.

5. Get Up, Stand Up

Lagu ini nggak boleh terlewatkan, jika membicarakan Bob Marley dan gerakan seni yang kerap bersenggolan dengan politik. Dengan liriknya, “Get up, stand up, stand up for your rights”, lagu ini menjadi semacam manifesto perlawanan Bob Marley. Lagu yang diciptakan bersama oleh Bob Marley dan Peter Tosh pada tahun 1973 ini merupakan seruan perlawanan.

Sejatinya, lagu ini bukan hanya panggilan bagi rakyat kulit hitam untuk melawan rasisme, tetapi juga seruan kepada rakyat tertindas di mana saja untuk bangkit merebut hak-haknya.

Nah, itu dia 5 lagu Bob Marley yang peka terhadap situasi politik yang sedang terjadi dan menindas rakyat yang tak memiliki kuasa atas kehidupannya. Menurut kamu, lagu mana yang cocok jadi anthem saat melakukan aksi demonstrasi, wahai para aktivis lapangan?

 

(*)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
FachriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan