Sukses

Ada Bercak Darah di Otak, Ruben Onsu Jalani Transfusi Darah

Liputan6.com, Jakarta - Ruben Onsu kembali menjalani perawatan di sebuah rumah sakit setelah mengalami drop pada Jumat (24/6/2022) lalu. Sehingga ia tak bisa menyaksikan lansung putranya Betrand Peto Putra Onsu saat memenangkan penghargaan lagu ciptaannya.

Onyo, begitu biasa disapa langsung melakukan panggilan video kepada Ruben Onsu dan Sarwendah. Ia pun tak bisa membendung air matanya melihat sang ayah terbaring lemah di rumah sakit.

Sebenarnya sakit apakah kakak Jordi Onsu ini? Ruben Onsu sempat bercerita mengenai penyakitnya, hal itu diungkap dalam tayangan Intens Investigasi, Senin (27/6/2022).

Pemilik nama lahir Ruben Samuel Onsu ini mengatakan mengenai penyakit serius yang dideritanya, ada bercak darah di bagian otaknya.

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Menutupi

Ruben Onsu menjelaskan bahwa bercak darah itu sudah ada sejak dua tahun lalu. Ia berusaha tak membuat keluarga cemas dengan tidak menceritakannya termasuk kepada sang istri.

"Tapi kan akhirnya istri kan tahu karena kemarin di ICU ketika ke dokter semua diceritakan. Saya mah kalau bukan karena istri saya nyuruh-nyuruh ke dokter, enggak akan saya ke dokter. Oang enggak ada rasa ngapain ke dokter," ungkapnya.

 

3 dari 4 halaman

Tranfusi Darah

Sarwendah menambahkan bahwa pemeriksaan yang sempat dijalani Ruben Onsu itu masih dalam tahap observasi dokter.

"Udah lebih membaik lagi. Emang yang kemarin ama sekarang dia kan masih observasi jadi kemarin darahnya turun, ini darahnya turun lagi. Jadinya transfusi darah lagi, dirawat sama kayak kemarin Jumat masuk, Minggu keluar," papar Sarwendah.

 

4 dari 4 halaman

Hemoglobin 4

Saat menjalani pemeriksaan diketahui bahwa hemoglobin (HB) milik Ruben Onsu cukup rendah yaitu 4. Dan dokter keheranan melihatnya masih terlihat sehat.

"Gue masih jorok-jorokan di acara TV, masih bercanda-canda. Dan saat itu gue masih sama Denny Cagur, sama Mpok Alpa. Gue enggak ada rasa. Dinyatakan kritis itu di siang hari, lagi meeting. Dan merasa kuat kok karena memang tidak ada rasa. Video call sama dokter disuruh tangan diangkat ke atas, enggak ada goyang. Dia juga aneh, udah ke sini aja dulu (rumah sakit). Seharusnya ke sana cuma transfusi, boleh pulang. Sampai sana masuk ke ruang ICU," tambah Ruben Onsu.