Sukses

Wanda Hamidah Akui Merusak Rumah Mantan Suami karena Frustasi Anaknya Tak Kunjung Dipulangkan

Liputan6.com, Jakarta Wanda Hamidah dilaporkan ke Polres Metro Depok, Jawa Barat oleh mantan suaminya Daniel Patrick Hadi Schuldt. Laporan tersebut dibuat 17 Mei 2022 atas dugaan pengerusakan  dan penistaan yang dilakukan wanita 44 tahun itu.

Terkait hal itu, Wanda Hamidah akhirnya buka suara. Melalui akun Instagramnya ia mengunggah video klarifikasi terkait kejadian yang membuat dirinya dilaporkan ke polisi oleh mantan suaminya sendiri.

"Selamat siang untuk teman-teman media yang beberapa hari ini menghubungi saya. Sebenarnya saya tidak bisa untuk melakukan atau membawa hal yang bersifat privat ke ranah publik," Ucap Wanda Hamidah dikutip dari Instagram, Rabu (18/5/2022).

Menurut Wanda Hamidah, harus ada yang dijelasakan lantaran pemberitaan semakin menyudutkan dirinya. Terlebih informasi hanya diterima dari satu pihak saja.

"Dalam hal ini saya sudah dilaporkan dan menjadi konsumsi media yang tidak dijelaskan secara utuh dan hanya satu pihak," sambungnya.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Awal Perkara

Wanda Hamida menjelaskan duduk perkara permasalah yang dialami. Awalnya ia memberikan waktu kepada Daniel Patrick Hadi Schuldt, untuk bertemu dengan anaknya Malakai selama dua hari yakni Sabtu dan Minggu.

Namun hingga Minggu malam Daniel belum juga memulangkan Malaika kepadanya sebagai pemegang hak penuh perwalian anak keenamnya.

"Yang terjadi adalah Malakai tidak dikembalikan kepada saya. Hal itu membuat saya panik, dan saya marah sekali bahkan ayahnya Malakai berusaha menghilangkan jejak. Karena ketika saya datangi rumah yang lama dia sudah tidak ada di rumah yang lama. Ketika saya menanyakan rumah yang baru dengan maksud untuk menjemput Malakai," jelasnya.

3 dari 4 halaman

Rindu Anak

Ibu enam anak itu terus berusaha mencari keberadaan Daniel dengan buah hatinya, sampai akhirnya ia menyambangi rumah baru Daniel. Namun saat itu Wanda Hamidah tidak disambut dengan baik oleh Daniel, padahal ingin menjemput anaknya.

"Tapi, yang terjadi sebaliknya saya tidak disambut dengan baik. Saya panik, saya frustasi, saya marah, setelah kerja dua hari syuting dan rindu sekali dengan anak saya...," ucap Wanda Hamidah bergetar menahan tangis.

4 dari 4 halaman

Akui Kesalahan karena Frustasi

Rindu bertemu anak begitu yang diungkapkan Wanda Hamida, setelah lelah menjalani pekerjaan. Ia pun tak membantah telah melakukan pengerusakan terhadap rumah Daniel lantaran anaknya tak dikembalikan lagi kepadanya.

"Lelah juga, saya syuting di Puncak, saya 4 jam 5 jam dari Puncak menuju Jakarta, lelah dan kangen ingin bertemu anak saya. Saya menerobos masuk dan tidak dibukakan pintu. Benar saya merusak pintu dan jendela karena rasa frustasi saya, kerinduan saya, kemarahan saya, dan saya tidak bisa bertemu anak saya," jelas Wanda Hamidah.