Review dan Fakta di Balik Film Resident Evil: Afterlife, Virus yang Tak Kunjung Reda

Film yang diadaptasi dari video game populer dengan judul sama ini berhasil mendapatkan popularitas sama seperti versi permainannya. Film Resident Evil pun berhasil rilis hingga seri ke-4. Berikut ini sedikti review dan fakta di balik film Resident Evil: Afterlife.

Diperbarui 12 Januari 2022, 11:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Resident Evil bisa dianggap menjadi film bergenre horor laga sci-fi yang sangat sukses. Kesuksesan ini bisa dilihat dari antusias penonton setiap franchise film Resident Evil selanjutnya dirilis. 

Hal ini juga menjadi motivasi sekuel Resident Evil sampai dibuat dalam bentuk animasi CGI demi memanjakan penggemar yang terus mengikuti perkembangan Film maupun yang menjadi penggemar melalui video game. 

Tahun 2010 menjadi tahun perilisan Resident ke-4 yang digarap oleh Paul W. S. Anderson. Resident Evil: Afterlife masih dengan Milla Jovovich yang memerankan Alice sebagai pemeran utama. Cerita ini masih berlanjut dengan perjuangan Alice melawan Virus T yang membuat semua orang berubah menjadi zombie. 

Pada kesempatan ini, Alice berada di situasi yang berbeda lagi untuk mengetahui dalang dibalik penyebaran Virus T. Sebelum lanjut menonton, simak dulu review singkat dan fakta menarik di balik Resident Evil: Afterlife berikut ini! 

Menuju Arcadia, Tempat Persembunyian

Resident Evil: Afterlife ini dimulai dengan Alice yang mencari wilayah bernama Arcadia. Arcadia sendiri dianggap menjadi tempat persembunyian manusia dari virus T. Pencarian itu sudah dilakukan berbulan-bulan untuk menemukan masih adakah peradaban manusia yang hidup dan lolos dari Virus T selain dari Alice.

Karena belum menemukan tanda-tanda keberadaan manusia, Alice memutuskan untuk beristirahat sejenak di sebuah pantai. Alice terkaget saat sedang beristirahat ia malah diserang seorang wanita. Ternyata wanita itu adalah Claire Redfield yang dibawa kendali Umbrella Corporation dimana mereka ada penyebar virus tersebut pertama kali.

Dengan sigap Alice langsung melawannya dan membuat Claire tersadar dari pengaruh Umbrella Corporation. Alice dan Claire memutuskan untuk melanjutkan perjalanan bersama menuju Arcadia. Dalam perjalanan ternyata kakak Claire juga ikut bergabung yaitu Chris Redfield. Ia mengaku mengetahui pasti letak Arcadia.

Ketika sampai di Arcadia, ternyata wilayah tersebut bukan sebuah pulau melainkan kapal cargo yang memang sudah disiapkan oleh seseorang bernama Albert Wesker untuk menjebak Alice dan Claire.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Albert Wesker dianggap sebagai dalang dari penyebaran Virus T itu bersama Umbrella Corporation. Diketahui bukan hanya Alice yang sebelumnya dijadikan untuk eksperimen, namun Claire juga menjadi target eksperimen mereka. Apakah mereka bisa melalui jebakan yang dibuat oleh Alber Wesker?

Halaman
Show All
Isyhari Maheswar, Hernowo AnggieTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan