Menanti Ledakan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3797167/original/014229000_1640624361-WhatsApp_Image_2021-12-23_at_07.48.07__2_.jpeg)
Tetap saja ada pemantik tawa dan tugas ini berada di pundak pendatang baru Tansri Kemala. Dari obat merah hingga perkara shio, materi sederhana ini menjadi semacam relaksasi sebelum lanjut ke babak berikutnya.
Titik lemah film ini, menurut kami, ada di penyelesaian masalah. Terasa menyederhanakan perkara padahal di awal, kedatangan Tika tampak membawa bom waktu.
Kami ketar-ketir menanti ledakan. Apalagi dalam sesi kilas balik, kita melihat betapa bahayanya posisi Budiman di antara tangan-tangan pejabat publik yang enggak bersih-bersih amat.
Senjata Cadangan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3797168/original/022457500_1640624361-WhatsApp_Image_2021-12-23_at_07.48.07__3_.jpeg)
Bukan Ernest Prakasa namanya jika tidak punya senjata cadangan. Sekitar 15 menit terakhir, ada kejutan besar. Ini soal jati diri tokoh utama yang rupanya tak sesederhana yang kita bayangkan. Arah mata angin seketika berbalik.
Konflik yang telah surut kembali menanjak dan jantung penonton kembali deg-degan. Apalagi ada bintang besar yang Anda pasti kenal. Setelah film selesai, mau tak mau penonton pasti membandingkan konflik utama dengan adegan di 15 menit terakhir. Seru, mana? Yang ini, soal selera.
Terlepas dari risiko penataan grafik konflik dan pembandingan di kubu penonton, akhir Teka-teki Tika membuka celah baru. Bisa saja ada sekuel atau prekuel yang membuat latar belakang Tika makin terang.
Gemar Gelisah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3797169/original/029979700_1640624361-WhatsApp_Image_2021-12-23_at_07.48.08__1_.jpeg)
Dengan plus minusnya, Teka-teki Tika tetap layak diapresiasi. Hari pertama penayangan, film ini menyerap 30 ribuan penonton lebih. Sungguh. Ini tidak jelek untuk kondisi bioskop yang tengah bangkit dari wabah dan dijajah Manusia Laba-laba.
Anda mungkin bertanya, apakah Teka-teki Tika film terbaik Ernest Prakasa? Jawabannya relatif. Karena bagus tidaknya film bisa jadi sangat subjektif. Kami lebih senang, bertanya: Seberapa penting Teka-teki Tika bagi rekam jejak Ernest Prakasa?
Jawabannya penting banget. Indonesia, dengan industri sinema yang masih skala rumahan, butuh sineas yang terus gelisah dan tidak terlena oleh zona nyaman. Ernest Prakasa, salah satu yang “gemar” gelisah.
Rekam Jejak Ernest
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3797170/original/045603400_1640624361-240388793_617534385899819_5488039125558256056_n.jpg)
Masih segar dalam ingatan kami, saat Ngenest meraup 700 ribuan penonton, ia tak lantas latah mencari sumber sekunder lain untuk difilmkan. Ernest Prakasa mengambil risiko besar dengan menulis skenario asli.
Kita mengenal naskah ini sebagai Cek Toko Sebelah yang ditonton 2,6 jutaan orang, salah satu skenario asli terbaik dalam 20 tahun terakhir. Dua tahun berselang, Ernest Prakasa menjajal kemampuan dengan menulis spin-off lewat Milly & Mamet.
Ia melompat lagi dengan “memformat ulang” buku Imperfect menjadi naskah yang legit sekaligus film paling hangat. Kini, ia menyeberang ke genre baru. Hal yang dilakukan pula oleh sineas besar lain seperti Riri Riza dengan Paranoia.
Menapaki genre baru bukan mudah. Tentu ada sejumlah catatan. Dengan kegelisahannya, Ernest Prakasa akan terus berkembang. Entah membuka lahan anyar atau kembali ke basic sebagai pencerita komedi ulung dengan formula lebih baru. Bagi kami Teka-teki Tika tetap menghibur, dengan isu peka zaman, dan karakter utama berdimensi.
Pemain: Sheila Dara, Morgan Oey, Dion Wiyoko, Ferry Salim, Jenny Zhang, Eriska Rein, Tansri Kemala
Produser: Chand Parwez Servia, Ernest Prakasa, Reza Servia
Sutradara: Ernest Prakasa
Penulis: Ernest Prakasa
Produksi: Starvision Plus
Durasi: 1 jam, 23 menit
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3792901/original/096730100_1640221543-244971030_905002907060947_9217915062618630281_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260345/original/097053600_1781587471-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261027/original/025366000_1781675161-AP26168084988387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257805/original/092292600_1781257252-9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776148/original/089087200_1782856721-France_s_Kylian_Mbappe__left__celebrates_with_his_teammate_ousmane_dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)