Penyebab pasti kematian penyanyi Amy Winehouse kian terungkap. Berdasarkan hasil pemeriksaan kedua, penyanyi asal Inggris itu dinyatakan meninggal lantaran keracunan alkohol secara tak sengaja [baca: Amy Winehouse Ditemukan Tewas].
Putusan yang sama tentang penyebab kematian Winehouse diberikan pada sidang dengar pendapat kedua yang diperintahkan setelah ternyata yang pertama, Oktober 2011, dipimpin seorang koroner yang tidak mempunyai kualifikasi yang tepat [baca: Amy Winehouse Tewas Akibat Alkohol].
Winehouse ditemukan meninggal di rumahnya di London pada 23 Juli 2011, setelah kecanduan narkoba dan alkohol selama bertahun-tahun. Ia mengembuskan napas terakhir dalam usia muda, yakni 27 tahun.
Seperti dilansir laman radio Australia ABC, Rabu (9/1/2013), sidang di St. Pancras Coroner`s Court di London itu mendengar bukti yang sama dengan pemeriksaan yang pertama.
Winehouse mempunyai 416 miligram alkohol per desiliter darah dalam tubuhnya--lebih dari lima kali batas yang legal untuk mengemudikan mobil di Inggris, yaitu 80 miligram.
Koroner Shirley Radcliffe mengatakan, penyanyi soul itu meninggal karena "keracunan alkohol", dan ditambahkan, tingkat alkohol setinggi itu biasa dikaitkan dengan kematian."
Dikatakan, Winehouse "mengonsumsi alkohol dengan sukarela" dan ditambahkan, "dua botol vodka yang kosong tergeletak di lantai" di sisi tempat tidurnya ketika mayatnya ditemukan.
Koroner yang pertama, Suzanne Greenaway, mengundurkan diri dari pekerjaannya sebulan setelah memberikan putusan, ketika sebuah investigasi mengungkapkan bahwa ia tidak mempunyai pengalaman yang cukup untuk jabatan itu.
Dr. Greenaway, yang sebelumnya bekerja sebagai pengacara di Australia, ditunjuk menduduki jabatan itu oleh suaminya, Andrew Reid, seorang koroner di London utara, pada Juli 2009.
Berdasarkan hukum di Inggris, ia harus mempunyai pengalaman lima tahun sebagai seorang praktisi medis atau hukum di Inggris sebelum menjadi koroner.
Dr. Reid, yang diskors tahun lalu, mengundurkan diri dari posisinya pada Desember 2012 setelah Kantor Keluhan Yudisial meluncurkan aksi disipliner terhadapnya.
Adapun keluarga Amy Winehouse sebenarnya tidak meminta pemeriksaan kedua.(ANS)
Putusan yang sama tentang penyebab kematian Winehouse diberikan pada sidang dengar pendapat kedua yang diperintahkan setelah ternyata yang pertama, Oktober 2011, dipimpin seorang koroner yang tidak mempunyai kualifikasi yang tepat [baca: Amy Winehouse Tewas Akibat Alkohol].
Winehouse ditemukan meninggal di rumahnya di London pada 23 Juli 2011, setelah kecanduan narkoba dan alkohol selama bertahun-tahun. Ia mengembuskan napas terakhir dalam usia muda, yakni 27 tahun.
Seperti dilansir laman radio Australia ABC, Rabu (9/1/2013), sidang di St. Pancras Coroner`s Court di London itu mendengar bukti yang sama dengan pemeriksaan yang pertama.
Winehouse mempunyai 416 miligram alkohol per desiliter darah dalam tubuhnya--lebih dari lima kali batas yang legal untuk mengemudikan mobil di Inggris, yaitu 80 miligram.
Koroner Shirley Radcliffe mengatakan, penyanyi soul itu meninggal karena "keracunan alkohol", dan ditambahkan, tingkat alkohol setinggi itu biasa dikaitkan dengan kematian."
Dikatakan, Winehouse "mengonsumsi alkohol dengan sukarela" dan ditambahkan, "dua botol vodka yang kosong tergeletak di lantai" di sisi tempat tidurnya ketika mayatnya ditemukan.
Koroner yang pertama, Suzanne Greenaway, mengundurkan diri dari pekerjaannya sebulan setelah memberikan putusan, ketika sebuah investigasi mengungkapkan bahwa ia tidak mempunyai pengalaman yang cukup untuk jabatan itu.
Dr. Greenaway, yang sebelumnya bekerja sebagai pengacara di Australia, ditunjuk menduduki jabatan itu oleh suaminya, Andrew Reid, seorang koroner di London utara, pada Juli 2009.
Berdasarkan hukum di Inggris, ia harus mempunyai pengalaman lima tahun sebagai seorang praktisi medis atau hukum di Inggris sebelum menjadi koroner.
Dr. Reid, yang diskors tahun lalu, mengundurkan diri dari posisinya pada Desember 2012 setelah Kantor Keluhan Yudisial meluncurkan aksi disipliner terhadapnya.
Adapun keluarga Amy Winehouse sebenarnya tidak meminta pemeriksaan kedua.(ANS)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333506/original/017979900_1787792443-ev9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336533/original/011425200_1788164909-cek_fakta_pppk_kemenag.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5573660/original/028626000_1777948829-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-05-05T093819.531.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336134/original/003861200_1788139537-WhatsApp_Image_2026-08-31_at_08.20.17.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/97407/original/amy-winehouse-130109b.jpg)