Sukses

Putri Astrid Tiar Jalani Vaksin Covid-19 untuk Anak-Anak

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah menggalakkan vaksin Covid-19 untuk anak-anak usia 6-11 tahun. Dan pelaksanaan vaksinasi tersebut dimulai pada Selasa (14/12/2021).

Mengetahui adanya vaksinasi untuk anak-anak, Astrid Tiar pun menyambutnya dengan gembira. Untuk itu, ia pun menyuruh putrinya untuk menjalani vaksin di hari pertama.

Layaknya seorang anak yang takut disuntik, bintang film Critical Eleven cukup drama saat menyuruh putrinya, Anabel datang ke tempat vaksinasi.

 

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 5 halaman

Seharian

Astrid Tiar, menceritakan usahanya mengajak putrinya untuk vaksinasi. Hal itu terungkap di akun Instagram terverifikasi miliknya, Selasa (14/12/2021).

Astrid mengunggah foto sang buah hati usai menjalani vaksin di SMA Santa Ursula.

"Setelah drama bujuk rayu seharian.. Akhrnya hari ini Anabel dengan semangat nya sudah terima Vaksin Sinovac..," tulisnya.

3 dari 5 halaman

Didoakan

Sebagai seorang ibu, tentu Astrid mengharapkan yang terbaik untuk putrinya. Ia pun memanjatkan doa bagi Dialucita Annabel Estheressa Thiorina Situmorang.

"Horeee.. sehat2 selalu yah kak..," lanjutnya.

4 dari 5 halaman

Dosis Kedua

Usai disuntik vaksin COVID-19 pertama, Anabel sudah mendapatkan jadwal suntik untuk dosis keduanya. Dan diyakini Astrid akan ada drama lagi.

"Drama lagi nanti tgl 11 januari.. (dosis kedua)," tutupnya.

5 dari 5 halaman

11 Provinsi

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) sudah mengumumkan bahwa target sasaran vaksinasi anak usia 6-11 thun sebanyak 26,5 juta. Plt. Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, dr. Maxi Rein Rondonuwu menjelaskan pelaksanaan vaksinasi ini akan dilakukan secara bertahap.

Saat ini, ada 11 provinsi yang sudah memenuhi kriteria yaitu Banten, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Utara dan Bali.

"Ada 6,4 juta dosis untuk Desember dan kemudian Januari 2022 akan ada tambahan vaksin Sinovac dari Dirjen Farmalkes dan sudah datang, sehingga ini (vaksinasi untuk anak) tidak akan putus," tutur Dirjen Maxi.