Sukses

2 Pertanyaan Ini Menghantui Fuji Adik Ipar Vanessa Angel Saat Memeluk dan Menidurkan Gala Sky

Liputan6.com, Jakarta Sengketa di keluarga besar Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah tampaknya belum selesai. Konon, peringatan 40 hari meninggalnya pasangan selebritas ini akan digelar terpisah.

Adik Bibi Andriansyah, Fuji dan Fadly Faisal tak mau larut dalam konflik yang kini menjadi konsumsi publik. Kepentingan Gala Sky Andriansyah adalah yang utama.

Ini disampaikan Fadly Faisal saat diminta menyampaikan pesan terbuka untuk bocah yang kini yatim piatu itu. Selebgram dengan 1,2 juta pengikut itu menyebut Gala anak yang kuat.

 

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 5 halaman

Mama Kamu Itu Kuat

“Gala, mama kamu itu orang yang kuat banget. Dia banyak masalah tetap berdiri. Satu Indonesia dulu menghujat tetap masih balas dengan kebaikan,” Fadly Faisal mengawali pesan terbukanya.

“Papanya juga ikut menemani. Gala juga jadi orang yang sabarlah, kayak papa kamu. Gala jadi orang yang kuat seperti mama kamu, amin,” ujarnya via video interviu di kanal YouTube AH, Minggu (5/12/2021).

3 dari 5 halaman

Gala = Kuat

Fadly Faisal membayangkan, beranjak dewasa nanti, Gala akan menghadapi banyak masalah. Namun, ia percaya Gala setangguh ibunya yang tetap berjuang meski pernah dihujat orang se-Indonesia.

Fuji lantas menambahkan, “Arti namanya kan itu, Gala prajurit yang kuat. Segala-galanya juga. Kalau mau nakal-nakal sama aku saja ya. Sudah sama aku saja, mau cerita atau apapun ke aku saja, gaul kok.”

 

4 dari 5 halaman

Dua Pertanyaan

Fuji panen pujian warganet lantaran dinilai telaten mengasuh dan merawat Gala Sky Andriansyah. Ia pula yang memeluk dan meninabobokan Gala sepeninggal Vanessa Angel.

Menidurkan Gala Sky bukan hal sulit. Namun menjawab dua pertanyaan yang mengambang di benaknya saat menatap Gala Sky terlelap tak semudah membalik telapak tangan. 

5 dari 5 halaman

Masa Depannya Bagaimana?

“(Pertama) nanti masa depannya bagaimana ya? Sumpah aku takut, dia kan sudah enggak punya orangtua. Seenggaknya aku enggak mau hidupnya susah,” Fuji membeberkan.

“(Kedua) ke depannya, aku sanggup enggak, ya? Bukan sanggup merawatnya. Gue menghidupi dia secara materi insyaallah cukup. Aku cuma mikir: Gue sanggup enggak, ya? Aku enggak mau hidup dia susah,” ia mengakhiri.