Sukses

6 Fakta di Balik Layar Backstage: Adegan Akhir Syuting 3 Hari Hingga Lagu Andi Rianto Ditolak 20 Kali

Liputan6.com, Jakarta Selamat datang, Desember. Sejumlah film impor dan dalam negeri pilihan siap tayang sepanjang bulan ini dari Spider-man: No Way Home hingga Backstage yang hadir mulai 30 Desember 2021.

Film yang dibintangi Vanesha Prescilla dan Sissy Prescillia ini tayang perdana di Jogja-NETPAC Asian Film Festival di Yogyakarta serta mendapat sambutan hangat dari para pencinta sinema.

Ada banyak fakta menarik dari balik layar Backstage, dari syuting terhalang pandemi Covid-19 hingga proses kreatif yang sebenarnya dimulai sejak lima tahun silam. Berikut 6 fakta menarik Backstage.

 

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 7 halaman

1. Berkaca Tragedi Milli Vanilli

Jika sudah menonton trailer Backstage, tampak di situ gambaran konflik soal adik yang jadi penyanyi menggunakan suara kakaknya. Menurut Produser Paragon Pictures, Robert Ronny, tema ini benar ada di kehidupan nyata. Di pengujung dekade 1980-an, ada Milli Vanilli.

Duo yang diperkuat Fab Morvan dan Rob Pilatus ini meroket berkat album All or Nothing hingga diganjar Grammy Award Pendatang Baru Terbaik 1990. Nahas, duo asal Jerman ini ketahuan memakai suara penyanyi lain yakni Charles Shaw, John Davis, dan Brad Howell.

“Setelah ketahuan, para penyanyi asli merilis album The Real Milli Vanilli, tapi enggak laku di pasar karena seluruh dunia merasa dibohongi,” ulasnya. Tak hanya dikecam dunia, Piala Grammy Award pun ditarik. Walhasil tak ada pemenang Pendatang Baru Terbaik pada 1990.

 

3 dari 7 halaman

2. Sissy Pilihan Pertama

 

Proyek Backstage digagas Robert Ronny setelah mendengar suara Sissy Prescillia di ruang karaoke pada 2016. Pemeran Milly di Ada Apa Dengan Cinta? lantas didapuk jadi pemeran utama. Kala itu, istri Rifat Sungkar mengusulkan adiknya, Vanesha Prescilla, ikut main.

Vanessa pada tahun itu belum sepopuler sekarang. “Dia baru selesai di Gadis Sampul tapi belum main Dilan 1990,” Sissy Prescillia mengenang. Pada 2019, barulah Robert Ronny mengontak sang aktris untuk melanjutkan proyek Backstage. Vanesha Prescilla direkrut.

 

4 dari 7 halaman

3. Dari Monty ke Guntur

 

Mulanya, sutradara Backstage adalah Monty Tiwa, yang ikut menggarap skrip sekaligus menulis lirik lagu “Melangkah,” salah satu soundtrack film ini. Karena beberapa kali syuting tertunda, Monty Tiwa mundur. Ia kadung terlibat kontrak kerja dengan rumah produksi lain.

“Guntur ini teman saya waktu menjadi asisten sutradara film Biarkan Bintang Menari (2003). Saya jadi astrada satu sama Guntur, sutradaranya Indra Yudhistira,” terang Robert Ronny ketika dihubungi Showbiz Liputan6.com, pekan ini.

 

5 dari 7 halaman

4. 3 Hari untuk Adegan Akhir

 

Ditanya adegan paling menguras energi, Sissy Prescillia dan Vanesha Prescilla sepakat menyebut adegan akhir. Proses pengambilan gambar dilakukan selama tiga hari. “Saya harus menahan emosi agar stabil di level itu selama tiga hari,” Vanesha mengulas.

“Itu benaran menguras energi dan pikiran. Untuk mendapat emosi yang sama, pulang syuting saya dan Sasa langsung masuk ke kamar masing-masing. Biasanya masih sempat bercanda. Enggak mudah tapi puas melihat hasil akhirnya,” Sissy menambahkan.

 

6 dari 7 halaman

5. 9 Kali Revisi Plus Wabah

 

Departemen naskah Backstage diperkuat empat kepala yakni Robert Ronny, Monty Tiwa, Titien Wattimena, dan Vera Varidia. Setelah sembilan kali revisi naskah, syuting dimulai. Baru tiga hari, syuting terpaksa setop akibat pandemi Covid-19.

“Berhenti syuting enam bulan. Syuting dilanjutkan bulan Agustus 2021. Sebulan sebelum syuting lagi, kami rapat dan reading terus lewat Zoom dengan pelatih akting Susilo Badar dan pemain lain,” paparnya panjang.

 

7 dari 7 halaman

6. 20 Kali Andi Rianto Ditolak

 

Musik dan lagu menjadi kebutuhan mendasar film ini. Robert Ronny lantas melirik Andi Roanto. “Ayo Ndi, bikin lagu buat gue tapi sorry kalau gue enggak suka lagunya gue tolak ya?” pinta Robert Ronny kala itu.

“Dia bikin 20 lagu lebih gue tolak dengan alasan kurang oke. Sampai akhirnya dia bikin melodi lagu ‘Melangkah’ dan saya jatuh cinta. Apalagi setelah dilengkapi dengan lirik Monty, itu dahsyat banget,” ia menyambung.