Sukses

Shyalimar Malik Makin Semangat Jalani Bisnis Cryptocurrency

Liputan6.com, Jakarta Shyalimar Malik banting setir ke dunia bisnis. Bintang film Gunung Kawi memilih untuk menjalankan usaha cryptocurrency selama pandemi. Menurutnya, selama wabah virus corona, industri hiburan nasional ikut terkena dampak signifikan.

Menilik akun Instagramnya, Shyalimar Malik aktif membagikan aktifitasnya bersama Winmar Coin. Melalui bisnis tersebut, perempuan yang juga berprofesi sebagai selebgram ini, justru aktif dan dekat dengan penggemarnya.

"Karena apa yang aku share di Instagram mengenai cryptocurrency ini banyak direspon sama orang-orang di sekitar aku. Masyarakat pun akhirnya banyak yang ikutan dan antusias dengan produk bisnis ini," kata Shyalimar Malik saat membicarakan peluang usaha yang dijalankannya di Jakarta, Sabtu (27/11/2021).

 

 

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Hasil Maksimal

Hasil maksimal dirasakan Shyalimar Malik saat berbisnis cryptocurrency. Ia mengatakan, bisa mendapatkan transaksi senilai Rp 2 miliar dalam waktu kurang dari tiga jam.

"Karena ini coin anak bangsa. Jadinya aku harap bisa digunakan oleh seluruh masyarakat Indonesia, coin sudah bisa di beli di Digiaset karena coin kita sudah listing," Shyalimar Malik menambahkan.

 

 

3 dari 4 halaman

Pemain Baru

Shyalimar Malik menganggap pendapatan transaksi yang didapatkannya tergolong besar bagi pebisnis yang baru berkecimpung di bidang cryptocurrency.

"Karena banyak ya usaha dibidang yang sama. Karena aku pemain baru, ya hasil ini sangat memuaskan," kekasih Eric Syafutra ini membeberkan.

 

 

4 dari 4 halaman

Kerjasama

Dia mengatakan, kesuksesan yang diraihnya tak didapatkan seorang diri. Baru-baru ini, Shyalimar Malik meneken kerjasama dengan market place di bisnis cryptocurrency.

"Apalagi kemarin kita kerjasama dengan Diggie Asset Exchange. Hal itu jadi bagian dari kesuksesan dan pencapaian yang saat ini sedang kami rasakan," dia menjelaskan.