Ruang Kreatif
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3598720/original/041737000_1633939832-6.jpg)
“Kami menyambut gembira sekaligus merasa terhormat dapat berkolaborasi dengan PT Pos Indonesia dalam mengalihfungsikan serta mengelola aset negara yang sangat bersejarah ini menjadi ruang kreatif publik yang berjiwa kekinian namun tidak menanggalkan identitas awalnya."
"Semoga Pos Bloc Jakarta dapat menjadi game changer untuk menghidupkan kembali dinamika kreatif di sekitar kawasan Pasar Baru serta berdampak bagus bagi lingkungan di sekitarnya,” demikian Jimmy Saputro, CEO Pos Bloc Jakarta.
Kolaborasi
Pos Bloc Jakarta merupakan proyek cipta ruang (placemaking) hasil kolaborasi antara PT Pos Indonesia (Persero) sebagai BUMN tertua di tanah air, dimana dalam proyek ini dilaksanakan oleh PT Pos Properti Indonesia sebagai anak perusahaan PT Pos Indonesia dengan pihak swasta, yaitu PT Ruang Kreatif Possalah satu anak perusahaan grup usaha Radar Ruang Riang ini yang sebelumnya sukses mewujudkan ruang kreatif publik M Bloc Space di Jakarta Selatan serta menyusul segera JNM Bloc di kota Yogyakarta.
Pos Bloc Jakarta memanfaatkan aset bekas Gedung Kantor Pos era Hindia Belanda seluas 7.000 meter persegi milik PT Pos Indonesia (Persero) yang diubah menjadi ruang kreatif bagi berbagai acara seni,budaya, hiburan, pertemuan komunitas kreatif, dan pemberdayaan bisnis UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) serta UKM (Usaha Kecil dan Menengah).
Pengembangan Pos Bloc Jakarta akan dilakukan secara bertahap nantinya. Tahap pertama yang diresmikan pada hari ini seluas 2.400 meter persegi, sementara tahap kedua akan dilakukan pada awal2022 dengan luas tambahan sekitar 4.800 meter persegi.
Beberapa area di sana pada tahap pertama ini akan diperkenalkan sebagai berikut West Veranda, East Veranda (beranda depan), Great Hall (aulautama), West Garden, East Garden (taman), East Loading Bay, West Loading Bay (area bongkar muat) hingga Cultural Hall (ruang kegiatan atau pameran).
Sudah Beroperasi
Pada gedung bersejarah yang telah ditetapkan pemerintah provinsi DKI Jakarta sebagai Bangunan Cagar Budaya tersebut telah hadir beragam tenant yaitu Mini M Bloc Market (toko kelontong), Twalen (kuliner Bali), Coldheart(kedai minuman), Canggu Bakehouse (kedai kue), Filosofi Kopi (kedai kopi), Bakmi Sedjuk(kedai bakmi), Damn! I Love Indonesia (toko fesyen), Huma Ide (kedai gelato), Via Bata Via (toko barang antik), Photomatics (kedai foto), Gyujin Teppan (kuliner Jepang), Coquito (kuliner Meksiko), Roti Bakar Kemang (kedai makanan), Communion (toko sepatu kets), Picknick Yuk with Nona Manis(kuliner piknik), Nastar by Ritz (kedai nastar), Sovlo (toko aksesoris), Jamune (kedai jamu), Panama (toko sandal), Heiya(minuman ringan), Esteboo (kedai es tebu), dan tentunya Pos Indonesia (kantor pos).
Pos Bloc Jakarta sudah dikunjungi oleh umum sejak Senin (27/09/2021) dan beroperasi setiap hari kerja mulai pukul 10:00 hingga 21:00 WIB dan pada akhir pekan mulai pukul 07:00 sampai 21:00 WIB. Selaras aturan pemerintah, untuk masuk ke area Pos Bloc Jakarta wajib mematuhi protokol kesehatan 3M sertamenunjukkan sertifikat vaksin COVID-19 (minimal dosis pertama) melalui aplikasi PeduliLindungi.
Berbeda dengan M Bloc Space yang mengusung tema urban, milenial, kekinian, semboyan Pos Bloc Jakarta adalah “Arts, culture, entertainment in a heritage place.”
Setelah diperbolehkan mengadakan kegiatan oleh pemerintah, berbagai program acara seni, budaya, hiburan secara rutin akan diselenggarakan di sana.
Mulai dari pameran lukisan, foto, instalasi seni, lokakarya kreatif, pemutaran film, lelang karya seni, peragaan busana, tur jalan kaki cagar budaya, hingga beragam konser musik yang sempat menjadi identitas Weltevreden atau Jakarta tempo dulu seperti klasik, jazz, blues, folk,Hawaiian, keroncong/stambul.
Lokasi
Pos Bloc Jakarta lokasinya dilewati Jalan Raya Pos legendaris (the grote postweg) yang dibangun pada 1809 oleh Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels, tepatnya beralamatkan di Jl Pos No.2, Pasar Baru, Jakarta Pusat.
Pada 1912 gedung ini sempat dipugar ulang oleh arsitek Belanda, J.F. von Hoytema selama 17 tahun lamanya hingga 1929. Mundur lagi ke era sebelumnya, gedung Post Telefon en Telegraf bergaya arsitektural kolonial ini telah eksis sejak 1860-an dan menjadi salah satu kantor pos tertua diIndonesia.
Gedung kantor pos di Kota Tua Jakarta yang berdiri sejak tahun 1746 merupakan yang tertua. Awalnya didirikan untuk melayani kebutuhan komunikasi serta surat-menyurat niaga para saudagar sertakorespondensi antar kerajaan di Eropa dengan Jawa.
Pasca bubarnya VOC, Pemerintah Hindia Belanda di bawah Daendels pada awal abad ke-19 berinisiatif memindahkan pusat kota Batavia Lama ke Batavia Baru di Weltevreden (sekarang dikenal sebagai Jakarta Pusat). Kawasan elit ini menjadi kediaman para saudagar Tionghoa, Belanda hingga para pejabat kolonial Belanda.
Segala kegiatan pemerintahan, perkantoran, perbelanjaan, kesenian, kebudayaan pada era 1800-an semuanya berpusat di Weltevreden. Tak heran jika tepat disamping gedung pos ini berdiri pula Schouwburg Weltevreden (kini Gedung Kesenian Jakarta) yang menjadi pusat pertunjukan drama, teater, sastra hingga film ternama pada jamannya.
Pemerintah Hindia Belanda saat itu khususmembangun gedung layanan pos, telepon dan telegraf untuk masyarakat tepat di seberang Pasar Baru, sebuah kawasan Pecinan sekaligus pusat perbelanjaan elit Belanda yang dibangun sejak 1820. Harapannya, dengan dibukanya Pos Bloc Jakarta kini, kawasan Pasar Baru akan kembali bergeliat dan ramai dikunjungi publik seperti masa kejayaannya dulu.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5483882/original/074480700_1769405806-SBY_sakit.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288313/original/005703000_1783311841-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-06T103916.100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3835760/original/050425800_1640739830-IMG-20211228-WA0174.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3598717/original/068937000_1633939823-1__1_.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1371647/original/089298800_1476255507-DKI_Jakarta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288078/original/014194100_1783298244-nor5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110984/original/061131000_1783049682-lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288177/original/067177000_1783307508-000_B9C82QK-Inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288136/original/097177200_1783304121-000_B9BW9YM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288067/original/059957100_1783296963-000_B9BZ2NC-Neymar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288146/original/094182100_1783304694-000_B9C8442.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287270/original/053254800_1783206565-000_B9AD2FJ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929993/original/037609900_1782959933-bos5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288110/original/010324800_1783301575-000_B9BY9L6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4752959/original/094993100_1708917074-AP24056660079487.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9002386/original/065971900_1782995188-DSC02008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8903583/original/061816300_1782945662-20260701_142858.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8666315/original/064044000_1782698915-ARIYA_IBL2026_B-22.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5419679/original/078500700_1763706790-20251120AA_Press_Conference_PSSI-14.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5044352/original/012300500_1733847415-pssi-erick-thohir_b7007bf.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5502638/original/046269700_1770993794-vickery.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336173/original/082547400_1782206982-20260623_140357.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263864/original/065724800_1782024873-8cd5d5f0-fa5e-436e-bf63-a085c6972bd3.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263328/original/010998600_1781883632-40d61759-e5b4-4164-b814-01ba8afee642.jpeg)