Resensi Film Chaos Walking: Petualangan Tom Holland dan Daisy Ridley di Planet Baru dengan Chemistry Pulen

Lama mengenal Tom Holland sebagai Spider-man, kini ia kembali dengan peran baru di genre petualangan lewat Chaos Walking.

Diterbitkan 05 April 2021, 17:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sementara Viola dalam pencariannya memang berhasil mendapat yang ia mau. Tetap saja, penonton tak diizinkan “mengukur” ketangguhan Voila karena bangunan cerita film ini terus mengajak kita kabur-kaburan.

Yang disajikan Chaos Walking selalu soal perjalanan, seolah kabur dari pengejaran (baca: masalah). Saat kondisi terdesak, barulah dua insan ini menghadapi sebisanya.

Chemistry Tom dan Daisy

Sejumlah orang yang mereka temui kemudian terlibat. Siklus kemudian diulang dengan modifikasi beda ruang, waktu, dan karakter pendukung. Lama-lama, Chaos Walking terasa melelahkan.

Problem film ini terletak pada penuturan dan karakter yang tak kunjung berkembang. Dengan sedikit modifikasi dan penajaman konflik utama, sebenarnya film ini bisa menjadi lebih “galak” dan menyeret penonton ke dunia baru yang penuh kejutan.

Chemistry Tom dan Daisy sebenarnya sudah pulen. Dimulai dengan jaga jarak, sempat saling curiga mengingat suara hati Todd terlalu ceriwis, lalu saling bergantung menghadapi situasi yang merumit.

Drama, Pengorbanan, dan Kehilangan

Beberapa kali ketegangan mencair berkat fantasi tokoh utama yang kebablasan dan sukses memantik tawa. Patut diingat, dalam genre film aksi berbasis fiksi ilmiah, taburan komedi, chemistry pemain, dan pindah-pindah tempat saja tak cukup.

Yang absen dari Chaos Walking adalah keseruan. Bak-bik-buk dalam genre semacam ini tidak perlu sering. Beberapa kali saja namun harus hadir di saat yang tepat agar penantian penonton terbayar lunas. Elemen ini absen.

Padahal unsur drama, pengorbanan, dan kehilangan dalam cerita Chaos Walking sudah lebih dari cukup untuk membuat tensi film ini bangkit. Secara keseluruhan, Chaos Walking lemah di aspek eksekusi. Terasa kurang klimaks.

Tetap Punya Nilai Plus

Tapi tenang, film ini tetap punya nilai plus yakni interaksi tokoh utama: Viola dan Todd. Mereka tampak menggemaskan, asyik, dan natural. Terasa dekat dengan kita meski berdomisili di planet baru.

Efek visual suara hati yang tampak sejak awal film digambarkan tak berlebihan. Cahaya dan aura efektif mewakili karakter. Ia tergambar secara pas saat yang punya suara hati hidup hingga akhirnya nyawa terpisah.

 

 

Pemain: Tom Holland, Daisy Ridley, Mads Mikkelsen, Demian Bichir, Cynthia Erivo, Nick Jonas, David Oyelowo

Produser: Doug Davison, Allison Shearmur, Erwin Stoff, Alison Winter

Sutradara: Doug Liman

Penulis: Patrick Ness, Christopher Ford

Produksi: Lionsgate

Durasi: 1 jam, 49 menit

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan