“Berbicara di depan umum bukanlah talenta yang diperoleh seseorang sejak lahir, oleh sebab itu setiap orang dapat mempelajari dan mengasah kemampuannya masing-masing. Diperlukan banyak latihan dan pengalaman untuk berbicara di depan umum dengan baik. Kita bisa menonton atau mendengarkan pembicara lain saat menyampaikan suatu informasi. Melalui referensi tersebut, kosakata kita akan semakin bertambah dan cara berkomunikasi kita pun akan semakin lancar,” Rendy menjelaskan.
Melatih
Sementara itu, Program Associate Bakti Pendidikan Djarum Foundation, Lounardus Saptopranolo menuturkan, bahwa tujuan utama pemberian materi “Public Speaking 4.0” ini ialah guna melatih generasi muda khususnya Beswan Djarum menumbuhkan kepercayaan diri dan mampu menyampaikan ide dan gagasannya dengan baik di tengah masyarakat. Diha rapkan, soft skills ini dapat mendorong generasi muda berkontribusi lebih dalam membangun bangsa.
“Tak hanya itu, seiring perkembangan teknologi, kita juga harus mempelajari cara menyampaikan ide dan gagasan di depan umum baik secara langsung (tatap muka) maupun secara tidak langsung (virtual), sehingga ide dan gagasan yang dimiliki dapat ditelaah dan diterima dengan baik,” Sapto menjelaskan.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332312/original/026531200_1787650496-cek_fakta_Abdul_muti_-_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5333221/original/001778100_1756612376-petani_milenial_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564063/original/036332000_1776924981-cek_fakta_-_BSU_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332053/original/033451400_1787629160-petani_milenial_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3412794/original/053745800_1616832039-REndy.jpg)