Sukses

Echo Wind Bereksperimen di Tengah Pandemi, Luncurkan Single Dimension

Liputan6.com, Jakarta - Kreativitas para musikus di tanah air diuji selama masa pandemi Covid-19. Namun, itu tidak melumpuhkan mereka untuk melahirkan karya-karya musik terbaik. Salah satunya adalah grup band asal Jakarta, Echo Wind.

Echo Wind, sebuah grup musik indie beraliran rock, tidak hanya memainkan satu genre musik. Mereka juga memadukan unsur rock dengan berbagai warna musik seperti progresif dan psychedelic di sejumlah single.

Dalam setiap karya musik dan lagu, Echo Wind yang yang diperkuat oleh William Mulyadi (vokal), Hendry Halim (gitar), Rheza Franklyn (bass), dan Hendrix Punch (drum), memang selalu menjalani proses eksperimen kreatif.

2 dari 6 halaman

Single Ke-4

Echo Wind membuka awal Februari 2021 ini dengan sebuah single anyar berjudul “Dimension” yang telah dirilis secara resmi di berbagai digital platform seperti iTunes, Deezer, Joox, Spotify, dan lain-lain.

Lagu "Dimension" adalah single ke-4 yang dirilis oleh Echo Wind. Tiga single sebelumnya yang sudah dirilis yaitu “Scars (2019)”, “Symbol (2020)”, “Miracle But Magical (2020)”. Mereka juga sudah memiliki mini album / EP berjudul To All My Friend (2020).

 

3 dari 6 halaman

Tema Lagu

Single "Dimension" bercerita tentang harapan akan sebuah kebahagiaan dalam kehidupan yang selalu ada. Sehingga, kita sebagai manusia tidak perlu pesimis dalam menghadapi hidup.

“Segala kemungkinan itu bisa terjadi tetapi realitalah yang merupakan kebenaran tersebut," terang Willy sang vokalis Echo Wind.

Willy juga berharap semua mahluk berbahagia dalam dimensi manapun lewat single "Dimension" ini.

“Bahwa sesungguhnya, harapan itu ada dan tujuan hidup adalah kebahagiaan,” tambah Willy.

 

4 dari 6 halaman

Eksplorasi Musik

Mewakili tema lagu ini, para personil Echo Wind membuat sebuah eksplorasi musik yang penuh dengan eksperimen di dalamnya.

"Eksperimen kami dalam mengaransemen single 'Dimension' ini diupayakan sangat maksimal dengan menggunakan segala cara untuk mencapai vibe yang bisa mewakili tema single ini dengan pendekatan musikal ke arah yang lebih inkonvensional," jelas para personil Echo Wind.

“Dalam proses produksi setiap single termasuk single baru 'Dimension' ini, kami berusaha menjadi jati diri kami sendiri dalam mengekpresikan emosi bermusik masing-masing personil dan tidak takut untuk meluapkannya dalam bentuk karya seni musik. Karena target yang ingin kami capai adalah memberikan kebahagiaan untuk para pendengar kami dan karya kami dapat diapresiasi oleh penikmat musik tanah air,” tambah mereka lagi.

 

5 dari 6 halaman

Diproduksi Selama Pandemi

Proses produksi single "Dimension" menyisakan pengalaman menarik oleh para personil band yang resmi berdiri pada 2010 ini. Seperti halnya sejumlah single dan mini yang diproduksi selama masa pandemi, single Dimension juga mengalami berbagai kendala terkait pandemi Covid-19.

Sehingga, para personil dan tim produksi harus melakukan proses produksi dan berkreativitas dengan tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai peraturan.

“Kami sudah jarang berkumpul sejak diperlakukannya PSBB, tetapi kami tidak patah hati atau menyerah. Kami memanfaatkan dan menggunakan kemudahan ber-internet untuk terus berhubungan dan berkomunikasi dalam bermusik. Kami mencari ide, membangun mood, sharing data musik sampai mencapai titik final sebuah lagu dengan memanfaatkan koneksi Internet,” Willy menerangkan.

 

6 dari 6 halaman

Target untuk Pendengar

Echo Wind telah membuktikan bahwa pandemi yang sedang melanda dunia sejauh ini tidak menjadi kendala bagi mereka untuk terus merilis karya-karya terbaik ke industri musik tanah air.

Para personil Echo Wind justru berharap karya-karya mereka dapat diapresiasi oleh pecinta musik nasional karena mereka mempunyai target memuaskan para pendengar dan penikmat musik Indonesia.

Deretan single dan mini album Echo Wind sudah dapat disimak dan diunduh melalui digital store regular mulai bulan Februari 2021 ini.