Sukses

Rahmania Astrini Mendulang 1 Juta Views dalam 3 Hari Berkat Video Klip Shush

Liputan6.com, Jakarta - Hentakan pertama sang penyanyi muda Rahmania Astrini (Astri) di tahun 2021 dimulai dengan rilisan video klip dari single terbarunya yang berjudul “Shush”. Video klip kelas internasional yang megah ini kini sudah bisa disaksikan di kanal YouTube resmi Rahmania Astrini. 

“Shush” sendiri merupakan lagu ciptaan Toby Gad, sosok legendaris di kancah musik dunia. Lagu-lagu hit seperti “If I Were a Boy” (Beyonce), “Big Girls Don’t Cry” (Fergie) adalah lagu-lagu yang diciptakan penulis lagu kelahiran Jerman, 12 April 1968 tersebut. Tak hanya itu, dia sempat berkolaborasi menulis lagu bersama John Legend, “All of Me”.

“Shush” menjadi video klip pertama yang menampilkan keterampilan dance Rahmania Astrini. Video klip “Shush” memang patut menjadi buah penantian penggemar Rahmania Astrini, karena ada yang unik dan berbeda di dalamnya.

2 dari 5 halaman

Dance Pertama

Di video klip “Shush”, untuk pertama kalinya Rahmania Astrini menampilkan keterampilan dance – di mana Rahmania Astrini mempraktekkan berbagai macam koreografi anggun nan menawan sepanjang video klip. Nuansa kolosal dan mewah dalam video klip “Shush” menjadi semakin kentara dengan tarian Rahmania Astrini beserta puluhan dancer perempuan lain.

 

3 dari 5 halaman

Persiapan Syuting

Bagi Astri, persiapan syuting video klip “Shush” cukup intens. “Ini pertama kali (dance di video klip) dan seru banget. Latihannya cukup intense karena sudah lama banget nggak olahraga, apalagi menari - Terakhir aku nari waktu masih di bangku SMP.” Tutur Rahmania Astrini.

Walaupun intens, Astri tetap senang menjalani persiapan syuting karena berkat video klip “Shush”, ia juga belajar banyak hal.  “Dari latihan intense untuk dance ini, aku belajar banyak tentang menari, and also the art of it.” Ucap Rahmania Astrini.

 

4 dari 5 halaman

Pesan Kesetaraan Gender dan Emansipasi Perempuan

Seperti yang sudah bisa didengar di liriknya, “Shush” mengisahkan soal membalas kebaikan dari yang dicinta – seperti ‘mengambil alih’ peran, serta melayani orang yang kita cintai.

Lewat berbagai adegan dan simbol implisit di video klip “Shush”, Rahmania Astrini mengaku bahwa ia hendak menggambarkan keindahan dari kesetaraan antar dua orang yang menjalin hubungan. Bagi Rahmania Astrini, “Lewat video klip “Shush”, aku mau menunjukkan bahwa baik lelaki maupun perempuan sama-sama bisa pegang kendali dalam sebuah relationship, dan bisa berakhir bahagia.”

Selain adegan menari, banyak adegan boneka perempuan yang muncul di dalam video klip “Shush” – yang rupanya memiliki arti. “ Boneka-boneka perempuan di video klip “Shush” merupakan simbol soal perempuan dalam sebuah relationship. Aku hendak menyampaikan bahwa perempuan nggak bisa sepenuhnya hanya dijadikan ‘mainan’ dalam sebuah hubungan.” tutur Rahmania Astrini.

 

5 dari 5 halaman

Banjir Komentar Positif

Dari hari pertama rilisnya video klip “Shush”, netizen sudah membanjiri kolom komentar video klip tersebut di YouTube dengan berbagai pujian dan ucapan kagum. Tak hanya dari Indonesia, netizen-netizen dari luar negeri seperti Thailand, Vietnam, dan Filipina juga ikut mengirimkan pujian dan selamat untuk Rahmania Astrini.