Unik, Album Terbaru Slank Direkam Sendiri-Sendiri 

Slank meluncurkan album studio ke-24.

Diterbitkan 19 Januari 2021, 17:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Di urutan pertama, Slank menghadirkan lagu Introspeksi. Sebuah lagu yang mengajak kita untuk diam di rumah dan berpikir dalam, memahami makna tersirat dari apa yang sedang sedang terjadi di bumi ini. Berikutnya, ada lagu New Normal Cinta yang video klipnya disutradarai oleh Rico Lubis dan telah dirilis saat matahari terbit pertama di tahun 2021. Lagu ini mengisahkan tentang kisah cinta di era kenormalan baru, dengan menyertakan beragam pesan pencegahan penyebaran virus Covid-19 ala Slank.

Bimbim Bernyanyi

Di setiap album Slank, hampir selalu ada lagu yang dinyanyikan oleh Bimbim. Untuk album ke-24, Bimbim bertindak sebagai lead vocal di lagu yang berjudul sama dengan albumnya, Vaksin. Lagu ini mewakili bentuk kegelisahan terhadap perubahan sikap seseorang dengan lirik lagu yang penuh kalimat hiperbola.  

Lagu keempat dari album Vaksin adalah S.O.S Cinta. Seperti yang kita tahu, S.O.S merupakan nama untuk tanda bahaya kode Morse internasional. Ketika anak melawan Ibunya, murid memukul gurunya, dana bencana dikorupsi dan manusia merusak alam, adalah saat dimana kita perlu meneriakkan S.O.S Cinta! 

 

Lagu Motivasi

Selanjutnya ada lagu yang diberi judul hanya 2 huruf, yaitu F.U. Judul lagu ini mungkin bisa diartikan masing- masing setelah mendengar lagunya. Yang pasti, lagu F.U bisa jadi motivasi untuk selalu bangga terhadap sikap dan kepercayaan diri. Slank juga kembali menghadirkan lagu blues di album Vaksin. Judul lagunya, Tuhan Sedang Menegur Kita yang secara lugas mengingatkan bahwa Tuhan sedang menegur kita.  

Lagu ketujuh dari album Vaksin adalah Jangan Bangunkan Macan Tidur. Sebuah lagu yang mewakili sikap kejantanan seseorang, karena Macan jantan yang terluka akan tetap bertahan dan terus melawan. Di urutan ke-8 ada lagu Seleksi Alam yang mengajak kita untuk kembali melakukan refleksi diri. Lagu bertema cinta berikutnya adalah Jangan Pergi. 

Lagu yang mewakili permintaan maaf sekaligus ungkapan penyesalan seseorang atas apa yang dilakukan, demi tidak ditinggal pergi oleh orang terkasih. Terakhir, ada lagu Rhapsody Indonesia yang merupakan kado istimewa dari Slank di ulang tahun ke-75 Republik Indonesia dengan berkolaborasi bersama Gitabumi Voice. Lagu ini diciptakan untuk menyemangati Kemerdekaan Republik Indonesia yang video klipnya disutradarai oleh Fajar Bustomi. 

 

CD Audio

Vaksin Slank dikemas dalam bentuk CD audio dengan bonus spesial hanging wallet “Tas Vaksin” yang dapat digunakan sebagai tempat penyimpanan album fisiknya. Untuk pendistribusian, dilakukan oleh TheSlankStore yang melayani via online dan offline. Silakan kunjungi linknya di sini atau sambangi store di Jl. Potlot 3 No.14 dengan menerapkan protokol kesehatan. Selain itu, semua lagu yang terdapat di album Vaksin juga akan dipasarkan di platform audio streaming, secara bertahap.  

Slankers dan penikmat musik di manapun berada sangat disarankan untuk segera miliki album Vaksin, karena banyak hal berbeda dari Slank di album ini.  

“Album ini bener-bener different sound from Slank. Teriring doa, semoga album ini bisa menebar manfaat, sesuai dengan quote yang terdapat di dalamnya, Suntikan cinta yang menyehatkan hati dan mencerdaskan akal, vaksin Slank,” ujar Abdee saat jumpa pers secara virtual, Senin (18/1/2021).

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Aditia Saputra, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan