Sukses

Orangtua Indah Permatasari Minta Anaknya Dirukiyah Agar Pernikahan Direstui

Liputan6.com, Jakarta - Indah Permatasari dan Arie Kriting kini sudah resmi menjadi suami istri setelah menggelar akad nikah pada Selasa (12/1/2021). Rupanya pernikahan dilangsungkan tanpa restu dari orangtua Indah.

Dalam pernikahan ini, orangtua Indah Permatasari tak bertindak sebagai wali. Sang ayah juga tak pernah mengizinkan anaknya dinikahkan dengan penghulu.

"Nggak tahu (kenapa bisa menikah). Kalau saya tanya papinya, 'Papi ada pernah tanda tangan atau apa?', tidak ada katanya. Tidak ada saya sudah tanya, tidak ada, tidak ada sama sekali," kata Nursyah, ibunda Indah Permatasari, saat dihubungi Selasa, (12/1/2021).

2 dari 4 halaman

Ayahnya Kecewa

Hanya saja Indah Permatasari memang sempat menghubungi ayahnya untuk menikahkan dirinya dengan Arie Kriting.

"Papinya kaget, kan menikah harus ada rundingkan keluarga, disitu papinya kecewa. Tapi meski kecewa papinya tidak emosian seperti saya," ia memaparkan.

3 dari 4 halaman

Persyaratan

Agar pernikahan direstui, ibunda Indah Permatasari sebenarnya telah memberi dua persyaratan. Namun permintaan sang ibunda tak dipenuhi satu pun oleh mereka berdua.

"Yang pertama saya mau Indah dirukiyah. Yang kedua si Kriting itu di depan orang tuanya yang melahirkan, di dalam masjid, disaksikan sama orang banyak, ustaz atau kyai, sumpah di atas Al-Qur'an kalau dia tidak pakai apa-apa sama anak saya," ungkap Nursyah.

"Itu dua permintaan saya, tidak ada diindahkan. Saya sudah kasih syarat lho. Jadi nggak langsung sumpah serapah seperti orang ngomong di luar sana. Jangan diputar balik, karena saya sudah kasih dua permintaan tapi tidak dilakukan sama Indah dan Kriting," smabungnya.

4 dari 4 halaman

Izin Lagi

Tak putus asa, Indah Permatasari sempat meminta izin lagi kepada ibundanya untuk menikah, namun sang ibu tetap tak berubah pikiran karena persyaratannya belum dipenuhi.

"Saya bilang, 'Kenapa persyaratan dari saya tidak kamu lakuin? Kenapa langsung mau kawin?' Padahal saya tunggu-tunggu terus berhari-hari, berminggu-minggu, tapi tidak (dipenuhi syaratnya)" ia menutup.