Sukses

Blackpink Dukung Konferensi PBB soal Perubahan Iklim

Liputan6.com, Seoul - Blackpink adalah nama yang besar di dunia hiburan. Setelah merilis The Album pada November lalu, Lisa dkk masih terus tancap gas dengan sejumlah kegiatan mereka di jagat K-Pop. Namun mereka tetap tak melupakan ada hal-hal lain di luar dunia hiburan yang penting untuk disampaikan kepada publik. 

Blackpink mengungkapkan dukungan terhadap upaya PBB untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai perubahan iklim di dunia. 

Dilansir dari Soompi, Rabu (9/12/2020), hal ini diungkapkan idol binaan YG Entertainment ini di akun Twitter dan YouTube mereka. 

2 dari 5 halaman

Perubahan Iklim

Sebuah video singkat diungkap dalam unggahan ini. Awalnya, dalam video tersebut diperlihatkan aktivitas Blackpink di atas panggung. 

Kemudian satu demi satu pelantun "Lovesick Girls" ini berbicara mengenai pengetahuan mereka soal perubahan iklim.

3 dari 5 halaman

Peduli Bumi

"Belakangan ini kami makin sering mendengar makin banyak berita tentang perubahan iklim," kata Jennie. 

Rose melanjutkan, "Kami bukan pakarnya, dan kami belum paham betul soal segala isu yang melingkupinya. Tapi kami betul-betul peduli dengan planet kita dan ingin lebih banyak belajar."

4 dari 5 halaman

Habitat Alami

Jennie dan Jisoo lantas menambahkan bahwa beberapa tahun terakhir kerap muncul berita yang mengabarkan bencana alam yang berkaitan dengan perubahan iklim seperti kekeringan dan banjir. 

"Aku lahir pada 1997, dan saat itu dunia terdiri dari 45 persen habitat alami. Kini hanya tersisa 35 persen saja dan makin lama makin banyak yang hilang," kata Lisa.

5 dari 5 halaman

COP26

Selanjutnya, Rose menerangkan bahwa pada 2021 mendatang, PBB akan menggelar Konferensi Perubahan Iklim di Inggris, atau COP26. Di sini, para pemimpin dunia akan mendiskusikan langkah penyelamatan bumi. 

Blackpink lantas mengajak publik untuk ikut serta dalam melestarikan bumi. "Ini adalah tantangan global. Masing-masing dari kita bisa membuat perubahan dan kita harus bergerak sekarang," kata mereka.