Sukses

Adegan Jennie Blackpink Berkostum Suster Dihapus, Serikat Pekerja Medis Angkat Suara

Liputan6.com, Seoul - YG Entertainment telah mengeluarkan keputusan terkait kontroversi kostum suster yang dikenakan Jennie Blackpink dalam video musik "Lovesick Girls" yang dirilis baru-baru ini.

Agensi besar Korea tersebut akhirnya menghapus adegan yang menampilkan Jennie Blackpink dalam pakaian tersebut.

Serikat Pekerja Medis dan Kesehatan Korea yang sebelumnya melayangkan protes terbuka, angkat suara soal keputusan YG mengenai video musik Blackpink.

"Kami menerima keputusan Blackpink untuk mengganti videonya secepat mungkin, sebuah respons cepat yang cocok dengan reputasi sebagai bintang global," tutur perwakilan serikat ini, seperti dilansir dari Allkpop, Kami (8/10/2020).

 

2 dari 5 halaman

Jadi Pengingat

Selain itu, mereka juga berharap insiden ini menjadi pengingat.

"Kami harap insiden ini akan memperingatkan semua mengenai problem yang terjadi di masyarakat kita, yang dengan mudah menyematkan atribut seksual kepada profesi dan kelompok tertentu, bukan hanya perawat," tutur perwakilan serikat ini menambahkan.

3 dari 5 halaman

Protes Serikat Pekerja Medis

Seperti diberitakan sebelumnya,  kontroversi ini muncul setelah Serikat Pekerja Medis dan Kesehatan Korea mengungkap keberatan atas kostum yang dikenakan Jennie Blackpink. Penggambaran kostum suster ini dianggap ikut menyebarkan stereotip keliru tentang suster.

"Topi, tights dan rok mini, serta sepatu high heels sangat berbeda dengan seragam suster sebenarnya. Pakaian dan penggambarannya (di musik video) secara langsung mengimitasi stereotip seksual yang umum dan beralasan bahwa itu hanya kostum," begitu pernyataan dari serikat ini.

4 dari 5 halaman

Perkuat Lirik

Tak lama kemudian YG Entertainment merilis permintaan maaf. Disebutkan pula bahwa kostum itu ditampilkan untuk memperkuat pesan dalam lirik lagu. Agensi menegaskan pihaknya tak berniat untuk menyematkan unsur seksualitas dalam kostum tersebut. 

"Dalam video musik 'Lovesick Girls', adegan dengan suster dan pasien merefleksikan lirik 'Tak ada dokter yang bisa menolongku saat aku sakit karena cinta'. Tak ada maksud khusus melakukannya, tapi kami khawatir dengan pandangan yang keliru," tutur perwakilan YG. 

5 dari 5 halaman

Diganti

Sehari setelah pernyataan pertama, YG Entertainment akhirnya mengumumkan keputusan untuk menghapus bagian tersebut.

"Kami mengucapkan permintaan maaf kepada pada suster yang merasa tak nyaman dan sekali lagi mengungkap rasa hormat kami kepada pekerja medis yang bekerja keras untuk kesehatan masyarakat," tutur perwakilan agensi.