Doa Orang Tua Jadi Salah Satu Rahasia Penampilan Apik Hari Putra di Panggung LIDA 2020

Hari Putra LIDA 2020 punya cara unik dalam berlatih sebelum manggung di Indosiar.

Diterbitkan 25 September 2020, 11:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta LIDA 2020 akhirnya memulai pertarungan babak empat besar, Rabu (23/9/2020) malam di Indosiar. Selain Gunawan (Maluku Utara), Hari (Jambi) adalah satu dari dua peserta pria yang tersisa di Top 4.

Penampilan dari pria kelahiran 18 Juli 1997 itu kerap menuai pujian hingga standing ovation dari dewan juri. Ya, performa duta dangdut asal Jambi tersebut memang meningkat sejak LIDA 2020 bergulir kembali.

Hari sukses memikat hati penonton dan para juri dengan penampilannya yang menawan. Seperti pada Konser LIDA 2020 Top 6 yang digelar pada Minggu, (20/9/2020) lalu. Ia diganjar lima standing ovation saat membuka kompetisi dengan lagu “Nurjanah”.

Sehari setelahnya dalam Konser Result Show Top 6 Grup 2, Senin (21/9/2020) ia kembali meraih standing ovation dari seluruh dewan juri. Di balik performa apiknya, mahasiswa Ekonomi Syariah Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin, Jambi itu punya teknik tersendiri dalam berlatih sebelum manggung.

Hari mengaku jika dirinya selalu menghafal lagu dengan cara mencatat. Menurut pria yang punya hobi menyanyi sejak SMP itu, metode tersebut lebih efektif ketimbang hanya mendengar dan melihat lagu dari ponsel.

“Mudah hafalnya. Daya ingat kita lebih kuat dibandingkan cuma dengerin terus melihat hp doang. Jadi kalo Hari, juga ikut mencatat lagu itu dan dikasih jeda-jeda supaya ingat gitu,” ungkapnya dalam wawancara bersama Celeb 360.

Saksikan videonya berikut ini

Tampilkan yang Terbaik

Jelang babak grand final, lawan yang bakal dihadapi Hari Putra pun semakin berat. Seluruhnya memiliki karakter dan ciri khas masing-masing. Hal tersebut justru memotivasi dirinya untuk menampilkan yang terbaik.

“Jadi intinya Hari berusaha semaksimal mungkin untuk menampilkan yang terbaik. Supaya bisa melanjutkan ke babak selanjutnya dan membuat juri suka dengan penampilan Hari,” ujarnya.

Mendengar Kritikan

Meskipun kerap menuai pujian, Hari juga tak luput dari kritikan dewan juri. Seperti Soimah yang mengatakan kurangnya penghayatan di lagu bertempo lambat, koreografi, cengkok, hingga dinamika.

“Dari hal-hal seperti itu yang harus Hari perbaiki dan dengarkan dengan baik,” katanya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Kritikan dari Soimah yang mengatakan kurangnya penghayatan menjadi tantangan tersendiri untuk Hari dalam memperbaiki kesalahannya itu.  “Hari tuh paling susah menyanyikan lagu dengan rasa. Kalo kita menyatu dengan lagu dan musik, pasti masyarakat akan suka dan juri juga senang. Nah itulah salah satu tantangan Hari,” akunya.

Halaman
Show All
Asri Muspita Sari, Telni RusmitantriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan